## **_AMAL_** ### 1 **Salabisasi:** a-mal. **Kelas kata:** Nomina (Kata Benda), Verba (Kata Kerja - pada bentuk turunan *bĕramal-amal* dan *amalen*). **Makna:** 1. (Nomina) Mimpi atau penglihatan malam. 2. (Verba - *bĕramal-amal*) Menunggu datangnya mimpi sebagai petunjuk sebelum mengambil keputusan atau melakukan sesuatu. 3. (Verba - *amalen / namalen*) Melakukan tindakan menunggu mimpi tersebut untuk suatu urusan spesifik (seperti menyepakati jual beli). **Fungsi Utama:** Digunakan sebagai kata benda untuk merujuk pada fenomena mimpi. Dalam bentuk verba, kata ini mendeskripsikan praktik oneiromancy (peramalan mimpi) yang terstruktur, di mana seseorang secara sengaja menunda tindakan penting hingga mendapatkan pertanda melalui mimpi. **Contoh Penggunaan:** * ***_[Aku](./Aku.md) [ara](./Ara.md) amal[ku](./Ku.md) klam sine_***, aku semalam bermimpi (aku bermimpi semalam). * ***_[mayò](./Mayo.md) [kèdah](./Kedah.md) [ku](./ku#ku) amal[ku](./ku#b-sebagai-akhiran-suffix) [gèh](./Geh.md) birahpati [ku](./Ku.md) pintu_***, aku melihat dalam mimpiku seekor burung merpati datang ke pintu. * ***_Bĕramal-amal_***, menunggu mimpi sebelum melakukan sesuatu. * ***_Amalen_** (atau ***_namalen_***), melakukan hal tersebut terhadap suatu urusan, misalnya jual beli yang ingin diselesaikan, ***_iamalné mulō_** (ia menunggu mimpi terlebih dahulu). **Catatan:** * **Relasi Sinonim dengan [NIPI](./Nipe.md)**: AMAL 1 dan ***_nipi_** adalah **sinonim mutlak** untuk "mimpi". Namun, terdapat perbedaan nuansa morfologis: - **_Nipén_**: Ritual membakar kemenyan dan memancing mimpi (dari akar kata *nipi*). - **_Bĕramal-amal / Amalen_**: Praktik menunggu mimpi sebagai petunjuk (dari akar kata *amal*). Keduanya merepresentasikan praktik oneiromancy yang sama dalam budaya Gayo, menunjukkan adanya sinonimi leksikal yang kaya untuk konsep spiritual ini. --- ### 2 **Salabisasi:** a-mal. **Kelas kata:** Nomina (Kata Benda), Adjektiva (Kata Sifat), Verba (Kata Kerja - pada bentuk *amalen*). **Makna:** 1. (Nomina/Adjektiva) Amal saleh, perbuatan baik, atau sesuatu yang berpahala dalam konteks agama Islam. 2. (Verba - *amalen / namalen*) Menerapkan atau mempraktikkan (khususnya ilmu agama yang telah dipelajari). **Fungsi Utama:** Digunakan untuk mendeskripsikan tindakan kebajikan (seperti memberi sedekah) dan, yang lebih spesifik, sebagai konsep kritis untuk implementasi praktis dari pengetahuan agama (ortopraksi). **Contoh Penggunaan:** * ***_Dĕlé amalé, dĕlé sĕdĕkahé_***, ia melakukan banyak amal saleh, memberi banyak sedekah. * ***_Amalen_** (atau ***_namalen_***), menerapkan [ilmu agama yang diperoleh]. * ***_gere iamalné èlĕmué_***, ia tidak mengamalkan ilmunya (diucapkan tentang seseorang yang telah mempelajari kitab-kitab agama, tetapi misalnya tidak melaksanakan sembahyang). **Catatan:** * **Etimologi dan Serapan Bahasa Arab**: Kata ini diserap langsung dari bahasa Arab ***عمل*** (*'amal*) yang berarti perbuatan, pekerjaan, atau amal saleh. Ini adalah bukti langsung dan kuatnya pengaruh terminologi Islam dalam etika dan spiritualitas masyarakat Gayo.