## Benen atau Banan **Salabisasi**: be-nen **Kelas kata**: Nomina (Kata Benda) **Makna**: 1. perempuan, wanita (dalam arti umum); 2. istri (dalam konteks perkawinan), meskipun tidak sehalus atau seformal kata ***taun/tōn/tòdn umah*** yang merupakan padanan lebih sopan untuk "istri"; 3. digunakan juga dalam membentuk frasa deskriptif terkait jenis kelamin perempuan pada hewan atau manusia. **Fungsi Utama**: Digunakan sebagai kata benda utama dalam kalimat untuk menyebutkan individu perempuan atau istri. Juga dipakai dalam pembentukan kata majemuk untuk mengacu pada hewan betina. **Contoh Penggunaan**: - ***Anaké benen*** : anaknya perempuan. - ***Kōrō benen*** : kerbau betina. - ***Benen kundul tĕrduru, rĕmalan tĕrmulō*** : para wanita duduk dibagian hilir/bawah/belakang (serambi), tetapi berjalan di depan (dalam rombongan). - ***Bĕrbenen rōa (bekrōa)***, memiliki dua orang istri *Catatan Tambahan*: - Kata ini bersifat netral dalam penggunaan sehari-hari, tetapi kurang sopan jika digunakan untuk menyebut istri secara langsung dalam konteks formal atau resmi. Untuk itu digunakan alternatif seperti *taun*, *tōn*, atau *tòdn umah*. - Terdapat dalam struktur sosial budaya Gayo yang menempatkan posisi wanita dan pria dalam situasi tertentu dengan aturan tertentu, seperti dalam perjalanan rombongan: wanita biasanya berada di depan kecuali di tempat berbahaya seperti hutan, di mana mereka dilindungi di tengah-tengah rombongan.