## *Děna* **Salabisasi**: Dě-na **Kelas kata**: Nomina **Makna**: Keadaan atau takdir sial yang disebabkan oleh pengaruh roh jahat, sering dianggap sebagai "penyakit" (*pěnjakit*) oleh masyarakat Gayo. Kondisi ini diyakini menyebabkan kematian anak-anak pada usia dini, biasanya beberapa bulan setelah kelahiran. **Fungsi Utama**: Menggambarkan kondisi spiritual atau mistis yang memengaruhi nasib keluarga tertentu. **Contoh Penggunaan**: - *Benen óya muděna, ara alamat ni děna i salak é* → "Perempuan itu memiliki *děna*, ada tanda *děna* terlihat di wajahnya." **Catatan Tambahan**: - **Konteks Budaya**: - Menurut kepercayaan tradisional Gayo, *děna* sering dikaitkan dengan perilaku pasangan suami istri yang melanggar norma adat, seperti makan berduaan di dalam kamar (*bilik*) atau (*sěrambi benen*)selama masa bulan madu - Tanda fisik seperti tahi lalat atau kutil di bawah mata dianggap sebagai penanda *děna*. Tahi lalat ini dipercaya "meminta air mata," sehingga menyebabkan kesedihan dengan mengambil nyawa anak-anak mereka. - Guru-guru spiritual (*guru*) dapat menyembuhkan *děna* dengan cara menusuk tahi lalat tersebut menggunakan jarum berujung emas hingga mengeluarkan darah, kemudian memberikan makanan ritual (*talaki*) kepada pasangan yang terkena.