## Lĕbah **Salabisasi**: lĕ-bah **Kelas Kata**: Nomina **Makna**: Lebah; sejenis serangga yang hidup berkelompok dan dikenal karena kemampuan membuat sarang serta menghasilkan madu. Dalam bahasa Gayo, lebah juga bisa merujuk pada tawon (_wespen_) tergantung konteks. **Fungsi Utama**: Digunakan baik dalam arti harfiah untuk menyebut hewan kecil penyengat maupun dalam frasa atau istilah teknis terkait aktivitas mencari madu atau budaya lokal. **Contoh Penggunaan**: - _**Manisen ni lĕbah**_: Madu lebah. - _**Umah ni lĕbah**_ : Sarang lebah. - _**Pawang lĕbah**_, : Pemimpin pencari sarang lebah. **Catatan Tambahan**: - Jenis-jenis lebah dalam masyarakat Gayo: - _**Lĕbah kōl**_: jenis lebah besar. - _**Lĕbah bĕròk**_: jenis lebah kecil yang membuat sarang kecil. - Lebah biasanya membuat sarang di pohon-pohon tertentu seperti _tualang_, _lĕlis_, dan _kĕkaburimbe_. - Tindakan menyengat disebut _**nyukut**_ atau dalam dialek Gayo Laut disebut _**ngèt**_. ### **bĕrlĕbah** **Salabisasi**: bĕr-lĕ-bah **Kelas Kata**: Verba **Makna**: Mencari sarang lebah; aktivitas mencari tempat bersarangnya lebah dengan tujuan mengambil madu dan lilin dari sarang tersebut. **Fungsi Utama**: Digunakan dalam konteks aktivitas ekonomi subsisten atau tradisi mencari madu liar di hutan. **Contoh Penggunaan**: - _**Bĕrlĕbah**_: Mencari sarang lebah.