## **_LOJOK_** **Salabisasi:** lo-jok. **Kelas kata:** Nomina (Kata Benda). **Makna:** 1. Gayung atau alat penyiduk air yang terbuat dari tempurung kelapa, di mana bagian atasnya hanya dipotong sedikit saja (tanpa tangkai), digunakan untuk menyiduk air dari sumur atau sungai ke dalam labu atau buyung. 2. Gayung atau alat penyiduk air yang terbuat dari labu uyet (sejenis labu air). **Fungsi Utama:** Digunakan sebagai kata benda untuk merujuk pada alat rumah tangga tradisional yang berfungsi untuk mengambil atau menyiduk air dari sumber air (sumur/sungai) dan menuangkannya ke dalam wadah penampung (labu/buyung). **Contoh Penggunaan:** * ***_Lojok_***, gayung dari tempurung kelapa (istilah di Gayo Lues; padanannya di Gayo Laut adalah ***_buke_***). * ***_lòjók labu uyet_***, gayung yang terbuat dari labu uyet (istilah yang digunakan baik di Gayo Laut maupun Gayo Lues). **Catatan:** * **Variasi Dialektal (LOJOK vs. BUKÉ)**: ***_lojok_** adalah istilah yang digunakan di **Gayo Lues**, sedangkan padanannya di **Gayo Laut** adalah ***_buke_**. Keduanya merujuk pada entitas fisik yang sama persis (gayung dari tempurung kelapa). Ini adalah contoh klasik dari variasi dialektal leksikal di mana dua wilayah menggunakan kata yang berbeda untuk benda yang sama. * **Konteks Budaya Material dan Teknologi Tradisional**: Entri ini mendokumentasikan dua jenis material yang digunakan untuk membuat gayung dalam budaya Gayo: 1. **Tempurung Kelapa**: Dipotong sedikit di bagian atasnya tanpa tangkai. 2. **Labu Uyet**: Sejenis labu air yang secara alami berbentuk seperti wadah dan bisa langsung digunakan sebagai penyiduk. Penggunaan bahan organik lokal (kelapa dan labu) menunjukkan adaptasi ekologis masyarakat Gayo dalam menciptakan peralatan rumah tangga yang fungsional, murah, dan ramah lingkungan. * **Relasi Lintas Entri**: - **TĔLEGE (Idiom *tĕlege nèrah lòjók*)**: "sumum mencari gayung". Idiom ini menjadi sangat masuk akal secara harfiah: sumur (sumber air) tidak mungkin mencari gayung (alat ambil air), karena seharusnya gayunglah yang mendekati sumur. Ini mengonfirmasi makna kiasannya sebagai kritik terhadap perempuan yang "menawarkan diri" (membalikkan tatanan alam). - **BUKÉ**: adalah sinonim mutlak untuk ***_lojok_** di dialek Gayo Laut. - **LABU & BUYUNG**: ***_Lojok_** adalah alat untuk memindahkan air ke dalam ***_labu_** (wadah air dari labu kering) atau ***_buyung_** (wadah air dari tanah liat/tembikar). Ini melengkapi *knowledge graph* peralatan air tradisional Gayo.