## Nahma **Salabisasi**: nah-ma **Kelas kata**: Nomina **Makna**: Gelar, pangkat, atau kedudukan seseorang, terutama yang berkaitan dengan jabatan tradisional seperti _reje_. Dalam konteks tertentu, dapat merujuk pada gelar yang dianggap sah atau bahkan gelar yang dirampas/diklaim secara tidak sah. **Fungsi Utama**: - Sebagai nomina, _nahma_ digunakan untuk merujuk pada gelar kebangsawanan, kepemimpinan, atau kedudukan sosial yang dipegang oleh seseorang dalam masyarakat. - Dalam beberapa konteks, _nahma_ juga dapat mengacu pada tindakan pengambilalihan gelar atau kedudukan milik orang lain (lihat _nahma těraku_). **Contoh**: - ***Munahma — běrnahma*** : Memberikan gelar atau memilikinya - ***Bidin si mbah nahma běsilō*** : Bidin yang memegang (memiliki) gelar [Pětiambang] sekarang. - ***Imem Balé i Bunge cěmpa nge òsòp nahmaé*** : Imem Balé di Bunge Cěmpa telah hilang kewibawaanya. - ***Nahma těraku*** : Gelar yang dianggap sebagai hak sendiri (meskipun sebenarnya bukan haknya) - **Variasi penggunaan**: - _Nahma_ sering digunakan dalam konteks formal atau tradisional untuk merujuk pada gelar kepemimpinan seperti _reje_, _tue_, atau _imem_. - Kata ini juga memiliki variasi jarang, seperti _nama_, meskipun penggunaannya kurang umum. - **Sinonim**: _Pangkat_, _kedudukan_, _gelar_. - _Nahma_ mencerminkan struktur sosial dan hierarki tradisional dalam masyarakat Gayo, di mana gelar seperti _reje_ memiliki peran penting dalam pemerintahan adat. - Frasa seperti _nahma těraku_ menunjukkan konsep hukum adat (_edet_) yang melarang pengambilalihan gelar atau kedudukan secara tidak sah. Ini termasuk salah satu dari empat pelanggaran serius (_kěmalōn edet_) yang memerlukan penyelidikan dan penyelesaian segera.