## Nume - **Salabisasi**: nu-me - **Kelas kata**: Adjektiva / Partikel Penyangkalan - **Makna**: tidak; bukan; digunakan untuk menyangkal predikat, yaitu menyatakan bahwa subjek bukanlah sesuatu yang disebutkan dalam predikat - **Fungsi Utama**: - Menyangkal identitas atau keberadaan sesuatu - Digunakan dalam kalimat deklaratif negatif - **Contoh Penggunaan**: - _**Nume ningkō, ni aku òya.**_ → Bukan punya mu, itu milikku. - _**Ini ke lujumu? – Nume.**_ → Ini pisau milikmu? — Bukan. - **Catatan Tambahan**: - Sinonim: _bukan_ (dalam konteks Melayu/Aceh), meskipun _nume_ lebih lazim dalam percakapan Gayo tradisional. - Dalam beberapa dialek, kata ini muncul dalam bentuk singkat seperti _ume_ atau _rume_, tergantung wilayah. - Tidak selalu memiliki fungsi gramatikal yang sama dengan kata negasi dalam bahasa Sunda (*lain*) atau Melayu (*bukan*), tetapi secara maknawi sepadan. --- ### Mĕnume atau ***mĕrume*** - **Salabisasi**: me-nu-me / me-ru-me - **Kelas kata**: Verba - **Makna**: mengingkari; mengatakan bahwa sesuatu itu tidak benar atau bukan demikian adanya - **Fungsi Utama**: menyatakan penolakan atas pernyataan atau klaim tertentu - **Contoh Penggunaan**: - _**Si òya, nti mĕrume, si ara nti mĕgere.**_ → Jangan mengingkari apa yang benar, atau mengatakan hal yang salah sebagai benar. - **Catatan Tambahan**: - Bentuk dasar: _nume_ atau _rume_ - Kata ini digunakan dalam konteks moral maupun logis, untuk menyatakan ketidaksetujuan atas fakta atau pernyataan. --- ### **_numen_** - **Salabisasi**: nu-men - **Kelas kata**: Verba - **Makna**: mengatakan bahwa sesuatu bukanlah sesuatu yang lain; menyangkal sifat atau identitas - **Fungsi Utama**: digunakan dalam bentuk aktif untuk menyatakan penyangkalan terhadap suatu hal - **Contoh Penggunaan**: - _**Inumedné pringku.**_ → Ia mengatakan bahwa ucapanku tidak benar, bahwa kejadiannya berbeda dari apa yang kukatakan.