## Taring **Salabisasi**: *ta-ring* **Kelas Kata**: Verba **Makna**: 1. Ditinggalkan, tersisa, atau tertinggal. 2. (Teknis) Memberikan hadiah kecil (misalnya uang atau makanan) kepada tuan rumah setelah menginap. **Fungsi Utama**: 1. Menyatakan kondisi sesuatu yang tidak dibawa atau dibiarkan di tempat asal. 2. Menggambarkan tindakan meninggalkan barang atau orang dalam konteks sosial atau budaya. **Contoh Penggunaan**: - ***Taring-taring wé rĕmalan***: Dia selalu tertinggal saat berlariBerjalan. - ***Wé taring i Susuh, aku ulak ku Gayō***: Dia tinggal di Susuh, aku kembali ke Gayo. - ***Aku ara anak-anak opat, maté tulu taring sara***: Anak saya ada empat, meninggal tiga tinggal satu. - ***Itĕtaringé dirié i dĕné***: Dia sengaja memperlambat jalan agar tertinggal. - ***Itaringié déba, gere tĕrmbah***: Meninggalkan sebagian karena tidak bisa membawa semuanya. - ***Ipĕtaring krō ni si puren maan, nti mbènkō, kĕné ineé***: Sisakan nasi untuk yang datang belakangan, jangan habiskan semua, kata ibu - ***Kupĕnaring le kam aku blōh mulō***: Aku tinggalkan kalian saya pergi duluan. **Catatan Tambahan**: - **Variasi Dialek**: - *taring-taring*: Tertinggal berulang-ulang. - *mutaring*: Mengabaikan atau melupakan sesuatu. . - **Hubungan dengan Kata Lain**: - Berbeda dengan *[kĕtaring](./Ketaring#)* (kerangka tungku dapur), meskipun kedua kata berasal dari akar yang sama (*taring* = "meninggalkan" vs. "struktur penahan").