## UNYUK **Salabisasi**: un-yuk **Kelas kata**: Nomina **Makna**: 1. Mahar atau mas kawin, yaitu jumlah uang yang dibayarkan oleh pihak pengantin pria kepada keluarga pengantin wanita sebagai syarat pernikahan adat. Pembayaran ini melambangkan pelepasan wanita dari garis keturunan asalnya untuk dimasukkan secara resmi ke dalam garis keturunan suaminya. 2. Ada pula yang berpendapat, unyuk adalah bagian dari mahar yang menjadi hak pengenatin wanita sebagai bagian dari harta yang terpisah, misal seorang wanita memperoleh unyuk satu ekor kerbau, maka pada saat pembagian harta (cerai hidup/mati) maka kerbau unyuk tersebut tidak termasuk dalam harta bersama suami istri. jadi unyuk semacam hadiah, disamping mahar 3. Dalam wilayah Laut dan Deret, jumlah *unyuk* ditetapkan sebesar 9 hingga 10 *teil* untuk putri kepala adat, dan 8 *teil* untuk wanita lainnya. Sementara di Gayo Lues dan Sérbejadi, jumlahnya ditentukan melalui negosiasi. **Variasi dan Makna Spesifik** 1. **Edet, Dĕpa, Rĕge, atau Jĕlamé** - **Makna**: Istilah-istilah lain yang digunakan untuk merujuk pada *unyuk*. - **Catatan**: Setiap istilah ini memiliki makna lokal yang spesifik tetapi tetap merujuk pada konsep mahar dalam konteks pernikahan. 2. **unyuki (Nunyuki)** - **Makna**: Proses pembayaran mahar (*unyuk*) untuk menyelesaikan status pernikahan secara formal. - **Catatan**: Setelah pembayaran ini, pernikahan dianggap sah dan lengkap. 3. **Kĕrje Berunyuk** - **Makna**: Pernikahan dengan mahar, yaitu pernikahan yang telah memenuhi syarat adat melalui pembayaran *unyuk*. - **Catatan**: Jenis pernikahan ini dianggap lebih resmi dibandingkan dengan bentuk pernikahan sementara (*kĕrje angkap sĕmĕntaran*). 4. **Iunyukié Benedné** - **Makna**: "Dia telah membayar mahar untuk istrinya," mengacu pada pria yang telah menyelesaikan kewajiban adat untuk menikahi pasangannya. - **Catatan**: Frasa ini menunyukkan bahwa status pernikahan telah mencapai tahap final sesuai dengan hukum adat. - **Konteks Budaya**: *unyuk* memiliki nilai penting dalam sistem adat pernikahan masyarakat Gayo. Ini bukan hanya soal transaksi ekonomi, tetapi juga simbolik, menggambarkan penghormatan terhadap keluarga pengantin wanita dan integrasi sosial pasangan ke dalam komunitas baru. Ikatan suku pengantin wanita dilepaskan dan masuk ke dalam suku atau keluarga suaminya secara permanen. - **Variasi Penggunaan**: Kata ini dapat digunakan untuk merujuk pada konsep mahar secara umum, proses pembayaran (*unyuki*), atau jenis pernikahan tertentu (*kĕrje berunyuk*).