## Wali (وَلِيّ) ### (1) **Salabisasi:** wa-li **Kelas kata:** Nomina **Makna:** Kerabat laki-laki terdekat dari pihak perempuan, yang bertindak sebagai wakil dalam akad nikah atau memberikan kuasa kepada imam untuk menikahkan perempuan tersebut. **Fungsi Utama:** Digunakan untuk menyebut pihak yang memiliki otoritas atau tanggung jawab dalam kontrak pernikahan, baik secara langsung maupun melalui kuasa. **Varian Penggunaan:** #### ***Wali sējuk*** : Artinya wali yang "dingin", yaitu kerabat jauh dari pihak perempuan yang ditunjuk sebagai wali dalam pernikahan yang dilakukan tanpa restu orang tua (misalnya dalam pernikahan lari – *neik* – atau pernikahan sepihak – *pĕsangkan*). Ini terjadi karena wali sah seperti ayah atau paman merasa terlalu "panas" (*pòrak*) – marah besar – sehingga tidak bersedia terlibat dalam pernikahan tersebut. #### Wali kuen/kiri: - *Wali kuen* ("wali kanan") → kerabat dekat laki-laki dari pihak perempuan. - *Wali kiri* ("wali kiri") → kerabat yang lebih jauh. Dalam adat saat *mbah bei* (prosesi pernikahan), *wali kuen/kiri* menggandeng mempelai pria dari ruang wanita ke dalam rumah bagian dalam *(atas, umah rindung, delem)*, untuk diserahkan kepada pengasuh (pendamping atau penasihat mempelai perempuan). #### Walin / walén: Kata kerja yang berarti "menjadi wali" bagi seorang gadis. --- ### 2 **Salabisasi:** wa-li **Kelas kata:** Nomina **Makna:** 1. Anggota kelompok yang memiliki hubungan keturunan patrilineal (berdasarkan garis ayah) dan menjaga larangan perkawinan di antara mereka. 2. Disebut juga *sar’ asal*, yaitu kelompok yang masih ingat akan hubungan keturunan bersama, meskipun saat ini mereka mungkin terpisah dalam wilayah administratif yang berbeda. **Fungsi Utama:** Digunakan untuk menyebut hubungan kekerabatan berdasarkan garis keturunan patrilineal. **Catatan Tambahan:** - **Konteks Budaya:** Konsep *wali* dalam arti ini mencerminkan pentingnya kesadaran akan asal-usul keluarga dalam menjaga aturan adat, terutama larangan perkawinan antar anggota keluarga yang memiliki hubungan darah. ### 3 Wali sebagai orang suci (spiritual): *Jĕma wali* = *Jĕma krahmat* Artinya: orang suci, wali Allah – sosok yang dianggap memiliki karunia atau kekuatan spiritual.