Skip to content

Folders and files

NameName
Last commit message
Last commit date

Latest commit

 

History

4 Commits
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Repository files navigation

groq-api

Aplikasi python flask sederhana, untuk memproses permintaan API endpoin from user

Petunjuk Lengkap Aplikasi groq-API

1. Deskripsi Aplikasi groq-API

groq-API adalah aplikasi flask python sederhana yang menggunakan model AI Groq untuk memproses permintaan endpoint API dari pengguna.

Fitur utama aplikasi:

  • Menerima input teks (msg) melalui parameter query.
  • Memilih model AI berdasarkan parameter model.
  • Mengembalikan respons JSON berisi hasil pemrosesan dari model AI.

2. Persyaratan Sistem

a. Lokal (PC/Laptop):

  • Sistem Operasi: Linux, macOS, atau Windows.
  • Python: Versi 3.8 atau lebih baru (jika tidak menggunakan Docker).
  • Docker: Instal Docker Desktop (Windows/macOS) atau Docker Engine (Linux) jika ingin menggunakan Docker.
  • Git (opsional): Untuk mengunduh kode dari repository Git.
  • Groq API Key: Diperlukan untuk mengakses layanan Groq.

b. Server/Cloud:

  • Sistem Operasi: Linux (Ubuntu/Debian lebih disarankan).
  • Python: Versi 3.8 atau lebih baru (jika tidak menggunakan Docker).
  • Docker: Instal Docker Engine jika ingin menggunakan Docker.
  • Port 8080: Pastikan port 8080 tidak diblokir oleh firewall.
  • Groq API Key: Diperlukan untuk mengakses layanan Groq.

3. Struktur Direktori

Pastikan struktur direktori proyek Anda terlihat seperti ini:

project/
├── api.py                # File utama aplikasi Flask
├── Dockerfile            # File untuk membangun image Docker (opsional)
├── requirements.txt      # Daftar dependensi Python
├── .env                  # File untuk menyimpan environment variable
├── docker-compose.yml    # File untuk menjalankan aplikasi dengan Docker Compose (opsional)
├── .dockerignore         # File untuk mengecualikan file dari image Docker (opsional)
└── .gitignore            # File untuk mengecualikan file dari Git

4. Langkah-Langkah Penggunaan

a. Clone Repository (Opsional)

Jika Anda menggunakan repository Git, clone proyek ke direktori lokal:

git clone https://github.com/MuhammadGagah/groq-api.git
cd groq-api

b. Konfigurasi File .env

Buat file .env di direktori groq-api dan isi dengan nilai berikut:

FLASK_DEBUG=False
GROQ_API_KEY=your_groq_API_key_here

Catatan: Ganti your_groq_API_key_here dengan API key Groq Anda. Jika belum memiliki API key, ikuti petunjuk di bawah untuk mendapatkannya.


5. Cara Mendapatkan Groq API Key

Untuk menggunakan layanan Groq, Anda memerlukan API key. Berikut adalah langkah-langkah untuk mendapatkannya:

Langkah 1: Daftar Akun di Groq

  1. Kunjungi https://console.groq.com/.
  2. Klik tombol Sign Up atau Log In jika Anda sudah memiliki akun.
  3. Isi formulir pendaftaran dengan alamat email dan kata sandi Anda.

Langkah 2: Masuk ke Dashboard

Setelah berhasil mendaftar atau masuk, Anda akan diarahkan ke dashboard Groq.

Langkah 3: Dapatkan API Key

  1. Di dashboard Groq, navigasikan ke bagian API Keys.
  2. Klik tombol Create API Key atau Generate API Key.
  3. Salin API key yang dihasilkan dan simpan di tempat yang aman.

Langkah 4: Tambahkan API Key ke File .env

Salin API key yang Anda dapatkan ke file .env di proyek Anda:

GROQ_API_KEY=your_groq_API_key_here

6. Cara Menjalankan Aplikasi

Metode 1: Tanpa Docker

Langkah 1: Instal Dependensi Python
  1. Buat Virtual Environment (Opsional tapi Disarankan):

    python3 -m venv venv
  2. Aktifkan Virtual Environment:

    • Linux/macOS:
      source venv/bin/activate
    • Windows:
      venv\Scripts\activate
  3. Instal Dependensi: Gunakan file requirements.txt untuk menginstal semua dependensi yang diperlukan:

    pip install -r requirements.txt

    Catatan: Pastikan file requirements.txt berisi dependensi berikut:

    flask
    groq
    requests
    python-dotenv
    
Langkah 2: Jalankan Aplikasi

Gunakan perintah berikut untuk menjalankan aplikasi Flask:

python api.py

Outputnya akan terlihat seperti ini:

 * Serving Flask app 'api'
 * Debug mode: off
 * Running on http://0.0.0.0:8080/ (Press CTRL+C to quit)

Metode 2: Dengan Docker

Langkah 1: Build dan Jalankan Container

Anda dapat menjalankan aplikasi menggunakan salah satu metode berikut:

Opsi 1: Menggunakan Docker CLI
  1. Build Image:

    docker build -t groq-api .
  2. Jalankan Container:

    docker run -d -p 8080:8080 --restart unless-stopped \
      --env-file .env \
      --name groq-api-container groq-api
  3. Verifikasi: Cek status container:

    docker ps
Opsi 2: Menggunakan Docker Compose
  1. Install Docker Compose: Pastikan Docker Compose sudah terinstal. Jika belum, instal dengan perintah berikut (Linux):

    sudo apt-get install docker-compose-plugin
  2. Jalankan Aplikasi: Gunakan perintah berikut untuk membangun image (jika belum tersedia) dan menjalankan container:

    docker compose up -d
  3. Verifikasi: Cek status container:

    docker ps

7. Cara Menggunakan API

a. Endpoint Utama

API memiliki satu endpoint utama:

GET /

b. Parameter Query

  • msg (wajib): Pesan atau pertanyaan yang ingin diproses oleh model AI.
  • model (opsional): Nama model AI yang ingin digunakan. Default: llama.

Contoh nilai model yang valid:

  • deepseek-r1
  • llama
  • mixtral
  • gemma2
  • llama70b

c. Contoh Permintaan

Gunakan browser, Postman, atau curl untuk mengirim permintaan ke API.

Contoh 1: Menggunakan Browser
http://localhost:8080/?msg=Halo%20AI&model=llama
Contoh 2: Menggunakan Curl
curl "http://localhost:8080/?msg=Halo%20AI&model=llama"
Contoh 3: Menggunakan Postman
  1. Buka Postman.
  2. Pilih metode GET.
  3. Masukkan URL:
    http://localhost:8080/?msg=Halo%20AI&model=llama
    
  4. Klik tombol "Send".

d. Contoh Respons

Respons API berupa JSON dengan format berikut:

{
  "developer": "Muhammad Gagah",
  "model": "llama",
  "message": "Halo! Ada yang bisa saya bantu?"
}

8. Menjalankan di Lingkungan Berbeda

a. Lokal

Ikuti langkah-langkah di atas untuk menjalankan aplikasi di PC/laptop Anda.

b. Server

  1. Upload Proyek ke Server: Gunakan SCP atau Git untuk mengupload proyek ke server:

    scp -r project/ user@server-ip:/path/to/destination
  2. SSH ke Server:

    ssh user@server-ip
  3. Pilih Metode:

    • Tanpa Docker: Ikuti langkah-langkah pada Metode 1.
    • Dengan Docker: Ikuti langkah-langkah pada Metode 2.
  4. Akses API: Ganti localhost dengan alamat IP server:

    http://server-ip:8080/?msg=Halo%20AI&model=llama
    

c. Cloud (AWS, Google Cloud, Azure)

  1. Deploy di Instance Cloud:

    • Buat instance VM di AWS, Google Cloud, atau Azure.
    • Install Python dan dependensi (untuk metode tanpa Docker) atau Docker (untuk metode dengan Docker).
  2. Upload Proyek: Gunakan SCP atau Git untuk mengupload proyek ke instance cloud.

  3. Jalankan Aplikasi:

    • Tanpa Docker: Ikuti langkah-langkah pada Metode 1.
    • Dengan Docker: Ikuti langkah-langkah pada Metode 2.
  4. Akses API: Gunakan alamat IP publik instance cloud:

    http://public-ip:8080/?msg=Halo%20AI&model=llama
    

9. Tips Tambahan

a. Keamanan

  • Pastikan file .env tidak termasuk dalam docker image (jika anda menggunakan docker, buat file .dockerignore, dan isi .env).
  • Gunakan HTTPS jika aplikasi diakses melalui internet.

b. Logging

  • Tanpa Docker: Semua log akan ditampilkan di terminal tempat aplikasi berjalan.
  • Dengan Docker: Gunakan perintah berikut untuk melihat log container:
    docker logs groq-api-container

c. Menjalankan di Background

  • Tanpa Docker:
    nohup python api.py > app.log 2>&1 &
  • Dengan Docker: Gunakan docker compose up -d atau docker run -d untuk menjalankan container di background.

d. Membersihkan Sumber Daya

  • Tanpa Docker: Hentikan aplikasi dengan menekan CTRL+C di terminal.
  • Dengan Docker:
    docker compose down

10. Thank You

Selamat mencoba aplikasi groq-API ini, jika menemukan bug atau ingin fix something, jangan ragu untuk create issue dan PR!

About

Aplikasi python flask sederhana, untuk memproses permintaan API endpoin from user

Resources

Stars

0 stars

Watchers

1 watching

Forks

Releases

Packages

Used by

Contributors

Languages