Skip to content

Stradivary/bmad-method

Repository files navigation

Landing Page Peternak Muda dengan BMAD-METHOD Framework

1. Instalasi Proyek Peternak Muda dari BMAD Core Framework

git clone https://github.com/bmad-code-org/BMAD-METHOD.git
cd bmad-method
npm install
npm run install:bmad
  • Pastikan Node.js dan npm sudah terpasang di sistem Anda.
  • Perintah npm run install:bmad akan mengenerate folder peternakmuda beserta struktur dan dependensi dari BMAD-METHOD framework utama.
  • Setelah menjalankan npm run install:bmad, ikuti semua langkah yang muncul di CLI, seperti mengisi judul project, memilih konfigurasi, dan melengkapi setup hingga proses instalasi selesai dan project peternakmuda siap digunakan.
  • Setelah instalasi selesai, lanjutkan dengan pembuatan dan penyesuaian file team-all.yaml di .bmad-core/agent-teams/. File ini dapat ditulis manual atau dengan bantuan GitHub Copilot sesuai kebutuhan dan goal dari project Peternak Muda.

2. Struktur Folder dan Fungsi

peternakmuda/
├─ .bmad-core/
│  ├─ agent-teams/      # Definisi tim virtual, tugas, dan workflow
│  ├─ agents/           # Definisi peran dan misi setiap agent (analyst, ux-expert, dll)
│  ├─ context/          # Dokumen requirement, arsitektur, guideline, roadmap, dll
│  ├─ tasks/            # Task detail yang harus dijalankan setiap agent sesuai context
│  ├─ docs/             # Output dokumen akhir (PRD, hasil QA, dll)
│  ├─ checklists/       # Checklist proses, story, dan validasi untuk setiap tahap kerja
├─ frontend/
│  ├─ app/              # Routing utama Next.js (App Router)
│  ├─ components/       # Komponen UI frontend (Hero, About, Gallery, dst)
│  ├─ public/           # Asset statis (gambar, ikon, ilustrasi)
│  ├─ styles/           # File CSS/Tailwind utama
│  ├─ ...               # File konfigurasi Next.js, Tailwind, dsb.
  • agent-teams: Mendefinisikan tim virtual, tugas, dan goal proyek.
  • agents: Mendefinisikan peran, misi, dan workflow setiap agent.
  • context: Berisi dokumen requirement, guideline, arsitektur, dan roadmap.
  • tasks: Task detail yang dijalankan agent sesuai context.
  • docs: Output dokumen akhir dari setiap agent.
  • checklists: Berisi checklist proses, story, dan validasi untuk memastikan setiap tahap kerja sesuai standar.
  • frontend: Implementasi aplikasi Next.js dan komponen UI.

3. Flow Utama: Agent-Teams, Tugas, dan Goal

Flow dimulai dari pembuatan tim virtual di agent-teams/team-all.yaml.
Setiap tim (misal: peternak-muda-web) berisi daftar anggota, tugas, teknologi, dan goal utama, seperti membangun landing page dan workflow otomatis.

4. Agents Selalu Mengacu ke team-all.yaml

Semua agents (analyst, ux-expert, dev, qa, dll) wajib membaca dan mengacu pada isi team-all.yaml untuk memahami struktur tim, tugas, dan goal yang harus dicapai.

5. Pembuatan Context Berdasarkan Agents

Setelah tim dan agents dibuat, langkah berikutnya adalah membuat dokumen context (requirement, guideline, arsitektur, dll) yang selalu mengacu pada peran dan tugas agents masing-masing.

6. Pembuatan Task Berdasarkan Context

Setiap agent kemudian membuat task detail di folder tasks/ sesuai context yang telah dibuat. Task ini menjadi acuan kerja agent dalam menghasilkan dokumen atau implementasi.

7. Implementasi: Docs & Frontend

Setelah task dibuat:

  • Agents menghasilkan dokumen di folder docs/ (misal: PRD, hasil QA, guideline).
  • Untuk agent dev, task dapat langsung berupa implementasi frontend (Next.js, komponen UI, dsb) sesuai devplan-task.md.
  • Untuk agent QA, task dapat langsung berupa pengujian dan pembuatan dokumen hasil testing.

8. Kesimpulan Flow BMAD-METHOD

Alur kerja BMAD-METHOD:

  1. Agent-teams mendefinisikan tim, tugas, dan goal.
  2. Agents membaca dan mengacu pada team-all.yaml.
  3. Context dibuat berdasarkan tugas dan peran agents.
  4. Tasks dirinci sesuai context dan dijalankan oleh agents.
  5. Docs dihasilkan sebagai output dokumentasi terintegrasi.
  6. Frontend diimplementasikan oleh dev sesuai task dan diuji oleh QA.
  7. Checklist digunakan di setiap tahap (story, proses, validasi) untuk memastikan standar dan kualitas kerja terpenuhi.

Catatan penting:
Setiap kali ada penambahan fitur baru, seluruh flow di atas harus diikuti kembali:

  • Setiap agent wajib menambahkan context dan task masing-masing sesuai peran dan requirement fitur baru.
  • Checklist harus diperbarui dan digunakan untuk validasi proses dan hasil kerja.
  • Ketika membuat task atau context baru, jangan lupa membuat folder dan file-nya baik secara otomatis maupun manual di lokasi masing-masing agent (misal: .bmad-core/tasks/ atau .bmad-core/context/).
  • Pastikan setiap perubahan context atau PRD/requirement sudah diupdate dan diinformasikan ke agent terkait.
  • Contoh alur: Jika analyst membuat story baru tentang feature login dari goal/outputs yang sudah ditulis di team-all.yaml, maka analyst akan mengupdate file context yang ada di /context/01_requirements.md, maka PM/PO melakukan breakdown di /context/storyplan.md, lalu agent dev mengupdate contextnya di /context/03_devplan.md dan task di /tasks/devplan-task.md sebelum membuat dokumen kerja atau implementasi frontend. QA dan agent lain juga harus mengikuti update ini.

Output utama BMAD-METHOD adalah dokumentasi terintegrasi dan/atau produk aplikasi landing page yang siap diuji dan digunakan sesuai standar kebutuhan bisnis dan user.

About

No description, website, or topics provided.

Resources

License

Contributing

Stars

Watchers

Forks

Releases

No releases published

Sponsor this project

Packages

 
 
 

Contributors