Skip to content
 
 

Latest commit

 

History

4 Commits

Folders and files

NameName
Last commit message
Last commit date
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Repository files navigation

Modul 5

JMeter GUI Results

  • /all-student View Results in Table: All Student Request View Results in Table
  • /all-student Summary Report: All Student Request Summary Report
  • /all-student-name View Results in Table: All Student Name Request View Results in Table
  • /all-student-name Summary Report: All Student Name Request Summary Report
  • /highest-gpa View Results in Table: All Student Request View Results in Table
  • /highest-gpa Summary Report: All Student Request Summary Report

JMeter Command Line Results

  • /all-student JTL Log File: All Student JTL File
  • /all-student-name JTL Log File: All Student Name JTL File
  • /highest-gpa JTL Log File: Highest GPA JTL File

Conclusion about JMeter Measurements

Ketika membandingkan hasil pengukuran JMeter sebelum dan sesudah terjadinya proses REFACTOR, dapat disimpulkan bahwa terdapat perubahan yang sangat signifikan karena proses REFACTOR yang berhasil meningkatkan efisiensi dan menurunkan kompleksitas dari fungsi-fungsi yang ada.

Refleksi

  1. JMeter mensimulasikan beban dunia nyata dengan menghasilkan permintaan secara bersamaan untuk mengevaluasi kinerja sistem secara keseluruhan, sedangkan IntelliJ Profiler fokus pada mekanisme internal aplikasi dengan melakukan analisa tentang eksekusi kode, penggunaan memori, dan konsumsi CPU.
  2. Dengan adanya proses profiling, saya dapat menganalisa setiap fungsi dan operasi untuk mengetahui bagian yang perlu dipercepat dan dicari alternatifnya agar program dapat berjalan dengan efisien.
  3. Ya, karena dengan adanya IntelliJ Profiler, saya dapat melihat bagian kode yang kurang efisien dan dapat segera memperbaikinya.
  4. Tantangan tersulitnya adalah kurangnya konsistensi antar setiap tes. Ketika melakukan tes pada kode yang sama sebanyak beberapa kali, setiap tesnya pasti memiliki hasil yang berbeda-beda. Hal ini menyebabkan kebingungan jika REFACTOR yang dilakukan tidak mengurangi kompleksitas kode secara signifikan. Cara saya mengatasinya adalah memastikan REFACTOR yang saya lakukan cukup signifikan dalam mengurangi kompleksitas kode, dan jika tidak signifikan, saya akan mencari referensi yang dapat membuktikan bahwa REFACTOR yang saya lakukan lebih efisien.
  5. Mendapat banyak data dan analisa terkait masing-masing bagian dari kode melalui angka, persentase, grafik, dan lain-lain.
  6. Melakukan tes tidak hanya sekali, namun beberapa kali, dan membandingkan setiap hasil tes dan mengambil kesimpulan mayoritas.
  7. Strateginya adalah melihat setiap fungsi tentang apakah ada perulangan yang tidak diperlukan, apakah fungsi itu sudah terbawa melalui library atau pernah diimplementasikan sehingga dapat langsung digunakan, apakah ada data yang tidak diperlukan, dan apakah terdapat algoritma atau observasi yang dapat saya ambil untuk mendapatkan solusi dengan lebih efisien.

About

No description, website, or topics provided.

Resources

Stars

0 stars

Watchers

0 watching

Forks

Releases

Packages

Contributors

Languages