python2binary adalah alat baris perintah (CLI) untuk membungkus proyek Python Anda menjadi sebuah file binary native yang mandiri (self-contained).
Program ini bekerja melalui tiga tahap utama:
- Pack: Membungkus semua file
.pydalam proyek Anda menjadi arsip.pyz(zipapp). - Convert: Mengubah file
.pyzmenjadi header C (.h) menggunakanxxd. - Compile: Menghasilkan launcher C yang menyematkan data Python tersebut dan mengkompilasinya menggunakan
gccmenjadi binary native.
Binary yang dihasilkan akan mengekstrak kode Python ke folder sementara saat dijalankan dan mengeksekusinya menggunakan interpreter python3 yang ada di sistem target.
Sebelum menggunakan python2binary, pastikan sistem Anda telah memiliki:
- Python 3.8+
- GCC: Compiler C (untuk tahap kompilasi).
- XXD: Tool hexdump (untuk tahap konversi).
Di Ubuntu/Debian, Anda dapat menginstalnya dengan:
sudo apt-get update
sudo apt-get install build-essential xxdGunakan mode editable agar Anda dapat menjalankan perintah python2binary secara global di dalam venv Anda:
# Aktifkan venv Anda
source .binary/bin/activate
# Instal proyek
pip install -e .Setelah diinstal, Anda dapat menjalankan python2binary langsung dari terminal:
python2binary --project <direktori_proyek> --entry <file_utama> --output <folder_hasil> [--name <nama_binary>]--project,-p: Direktori root proyek Python Anda.--entry,-e: Script entry-point (misal:main.pyatauapp/run.py), relatif terhadap direktori proyek.--output,-o: Direktori tujuan hasil build.--name,-n(Opsional): Nama file binary yang dihasilkan. Default menggunakan nama folder proyek.
python2binary -p ./my_script_folder -e main.py -o ./dist -n my_applicationmain.py: Entry point CLI.pipeline.py: Logika utama orkestrasi pembangunan binary.infrastructure/: Implementasi teknis untuk packing, konversi, dan kompilasi.interfaces/: Definisi abstraksi untuk setiap tahapan pipeline.schemas/: Struktur data untuk konfigurasi dan hasil build.
MIT