Skip to content

Latest commit

 

History

6 Commits

Folders and files

NameName
Last commit message
Last commit date
 
 
 
 

Repository files navigation

Business & Product Case Studies Team

Business and product case studies that uncover actionable insights from multiple business perspectives to support strategic product decisions.

Tentang Project Ini

Tim ini fokus membedah studi kasus bisnis dan produk nyata (atau hipotetis) dari berbagai sudut pandang — strategi, produk, operasional, finansial, dan pengguna — untuk menghasilkan insight yang bisa langsung dipakai dalam pengambilan keputusan produk.

Output akhir dari setiap case study idealnya bukan sekadar analisis akademis, tapi rekomendasi yang actionable: "apa yang sebaiknya dilakukan tim produk berdasarkan temuan ini?"


Tujuan

  • Melatih kemampuan berpikir strategis lintas fungsi (bisnis, produk, data, UX).
  • Membangun repository studi kasus yang bisa jadi referensi tim internal.
  • Menghasilkan rekomendasi konkret yang bisa diuji atau diterapkan.
  • Mengasah kemampuan storytelling data dan presentasi insight ke stakeholder.

Langkah-Langkah Membangun Project Ini

1. Definisikan Ruang Lingkup & Tujuan Tim

  • Tentukan fokus: apakah case study bersifat industri umum, spesifik startup, atau internal perusahaan sendiri?
  • Tetapkan target audiens dari hasil case study (misalnya: tim produk, calon investor, portofolio pribadi, komunitas belajar).
  • Buat pernyataan misi singkat tim (bisa pakai deskripsi yang sudah kamu tulis sebagai starting point).

2. Susun Struktur Tim

  • Case Lead — menentukan topik, koordinasi timeline.
  • Business Analyst — analisis model bisnis, revenue, market positioning.
  • Product Analyst — analisis fitur, UX, product-market fit.
  • Data/Research Support — mengumpulkan data pendukung, riset sekunder.
  • Writer/Editor — menyusun narasi akhir agar mudah dibaca.

Untuk tim kecil, satu orang bisa merangkap beberapa peran.

3. Buat Kerangka Kerja (Framework) Analisis

Tetapkan framework standar agar setiap case study konsisten, misalnya kombinasi dari:

  • Business Model Canvas — untuk memahami model bisnis secara menyeluruh.
  • SWOT / Porter's Five Forces — untuk analisis kompetitif dan strategis.
  • Jobs to be Done (JTBD) — untuk memahami motivasi pengguna.
  • RICE / ICE Scoring — untuk memprioritaskan rekomendasi.
  • North Star Metric & AARRR (Pirate Metrics) — untuk sudut pandang growth/produk.

Dokumentasikan framework ini di file terpisah (/framework.md) agar semua anggota tim pakai standar yang sama.

4. Pilih & Validasi Topik Case Study

  • Buat daftar kandidat perusahaan/produk yang menarik untuk dibedah.
  • Prioritaskan berdasarkan: ketersediaan data publik, relevansi industri, tingkat kompleksitas.
  • Validasi dengan tim: apakah topik ini cukup kaya untuk dianalisis dari banyak perspektif?

5. Kumpulkan Data & Riset

  • Sumber: laporan tahunan, artikel berita, wawancara (jika memungkinkan), data publik (app store reviews, social listening, dsb).
  • Catat semua sumber untuk menjaga kredibilitas dan menghindari klaim yang tidak terverifikasi.
  • Simpan riset mentah di folder /research/{nama-case}/.

6. Lakukan Analisis Multi-Perspektif

Setiap case study sebaiknya dianalisis minimal dari 3 sudut pandang, misalnya:

  • Perspektif Bisnis: model revenue, unit economics, positioning pasar.
  • Perspektif Produk: fitur utama, user flow, diferensiasi.
  • Perspektif Pengguna: pain point, motivasi, hambatan adopsi.
  • Perspektif Kompetitif: bagaimana posisi terhadap pesaing.

7. Rumuskan Insight & Rekomendasi

  • Insight harus spesifik dan didukung data, bukan opini umum.
  • Setiap insight idealnya diikuti rekomendasi aksi yang jelas: "Karena X, tim produk sebaiknya melakukan Y untuk mencapai Z."
  • Gunakan prioritization framework (RICE/ICE) untuk mengurutkan rekomendasi mana yang paling berdampak.

8. Dokumentasikan dalam Format Standar

Buat template case study, misalnya:

1. Ringkasan Eksekutif
2. Latar Belakang Perusahaan/Produk
3. Masalah/Tantangan yang Dibahas
4. Analisis (per perspektif)
5. Temuan Kunci (Key Insights)
6. Rekomendasi Strategis
7. Referensi/Sumber Data

Simpan template ini di /templates/case-study-template.md.

9. Review & Diskusi Tim

  • Lakukan sesi review internal sebelum publikasi — cek validitas argumen, bukan hanya kerapian tulisan.
  • Undang perspektif "devil's advocate" untuk menguji ketahanan rekomendasi.

10. Publikasikan & Kumpulkan Feedback

  • Publikasikan case study (blog internal, Notion, Medium, atau repo ini).
  • Minta feedback dari luar tim untuk menguji apakah insight benar-benar actionable.
  • Update case study jika ada data baru yang relevan.

11. Bangun Ritme & Kadensa Tim

  • Tentukan target output (misalnya 1 case study per 2 minggu).
  • Retrospektif berkala: apa yang bisa diperbaiki dari proses analisis atau kolaborasi tim.

Struktur Folder yang Disarankan

/case-studies-team
├── README.md
├── framework.md
├── templates/
│   └── case-study-template.md
├── research/
│   └── {nama-case}/
├── case-studies/
│   └── {nama-case}.md
└── retrospectives/
    └── {tanggal}.md

Prinsip Kerja Tim

  • Data-driven, bukan asumsi — setiap klaim harus bisa ditelusuri ke sumber.
  • Actionable over academic — insight tanpa rekomendasi aksi dianggap belum selesai.
  • Multi-perspektif wajib — hindari analisis satu sudut pandang saja.
  • Iteratif — case study bisa direvisi ketika ada data atau perspektif baru.

About

Business and product case studies that uncover actionable insights from multiple business perspectives to support strategic product decisions.

Topics

Resources

Stars

0 stars

Watchers

0 watching

Forks

Releases

Packages

Contributors