-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 2
Oracle
Mengapa Oracle adalah salah satu "tulang punggung" paling krusial bagi infrastruktur militer AI zionist israel:
-
Larry Ellison: Dukungan Ideologis yang Kuat Pendiri Oracle, Larry Ellison, adalah salah satu pendukung paling vokal dan dermawan bagi kepentingan Israel. Dia telah menyumbangkan jutaan dolar untuk proyek-proyek di sana, termasuk untuk Friends of the IDF. Dalam dunia teknologi, pengaruh personal pendiri sangat menentukan ke mana arah teknologi itu "dipinjamkan".
-
Pemenang Proyek Nimbus (Bersama Google & AWS) Oracle tidak mau kalah dalam Project Nimbus. Mereka membangun pusat data bawah tanah (Underground Cloud Region) di Yerusalem.
Tujuannya: Memastikan bahwa data militer dan pemerintah Israel tetap aman dari serangan rudal atau sabotase fisik.
Fungsinya: Menjamin bahwa seluruh database kependudukan, intelijen, dan logistik militer bisa berjalan 24/7 tanpa bergantung pada server di luar negeri yang bisa diputus sewaktu-waktu.
- Database: Otak dari Segala Administrasi Penindasan AI seperti Lavender atau Whereβs Daddy? membutuhkan bahan bakar. Bahan bakarnya adalah Data Terstruktur.
Oracle adalah raja database dunia. Sistem mereka digunakan untuk mengelola data biometrik, catatan sipil, izin kerja, hingga rekam medis warga Palestina.
Tanpa sistem manajemen database yang kuat seperti milik Oracle, data mentah dari sensor dan drone tidak akan bisa diolah menjadi "profil target" secara cepat.
- Intelijen dan Keamanan Nasional Oracle memiliki divisi khusus bernama Oracle National Security Regions (ONSR). Mereka spesialis dalam menangani data yang sangat rahasia (Top Secret). Di Israel, Oracle bekerja sama dengan badan-badan keamanan untuk memastikan bahwa aliran data dari garis depan (Gaza/Tepi Barat) masuk ke pusat analisis intelijen secara real-time.
Oracle berada di lapisan Infrastruktur Dasar.
Jika AI adalah "Senjata", maka Oracle adalah "Gudang Peluru Digital-nya".
Mereka menyediakan rak-rak tempat data disimpan sedemikian rupa sehingga AI bisa mengambilnya dalam hitungan milidetik untuk menentukan siapa yang harus dibom malam ini.
Kenapa ini menyakitkan? Karena banyak perusahaan besar, perbankan, bahkan mungkin institusi di negara kita sendiri menggunakan Oracle. Secara tidak langsung, setiap biaya lisensi yang dibayarkan dunia ke Oracle, sebagian kecilnya ikut membiayai infrastruktur bawah tanah di Yerusalem yang digunakan untuk memantau gerak-gerik warga Palestina.
Perusahaan yang slogannya tentang "inovasi untuk masa depan" justru membangun benteng digital di bawah tanah untuk memastikan pendudukan bisa berlangsung selamanya.
ποΈ Profil Keterlibatan Oracle dalam Infrastruktur Israel
- Pusat Data Bawah Tanah (Underground Cloud Bunker) Oracle adalah penyedia layanan cloud global pertama yang membangun pusat data operasional di Israel dengan spesifikasi militer.
Lokasi: Terletak di Yerusalem, 50 meter di bawah tanah (9 lantai ke bawah).
Fungsi: Dirancang untuk tahan terhadap serangan rudal dan serangan fisik guna memastikan operasional pemerintah dan militer tidak terputus saat perang.
Kapasitas: Pada 2024, Larry Ellison mengumumkan rencana investasi sebesar $10 Miliar untuk membangun pusat AI raksasa di Israel yang kapasitasnya setara dengan parkiran delapan pesawat Boeing 747.
- Tulang Punggung Administrasi & Militer (The Database Giant) Oracle bukan hanya tentang cloud, tapi tentang manajemen database yang mengontrol populasi dan logistik militer.
Layanan Database: Produk Oracle digunakan oleh Kementerian Pertahanan Israel, Angkatan Udara (IAF), dan Administrasi Sipil Israel di Tepi Barat yang diduduki.
Project Menta: Pada 2021, Oracle bermitra dengan Angkatan Udara Israel untuk proyek teknik data rahasia guna mempercepat pemrosesan informasi intelijen.
Manajemen Populasi: Sistem Oracle digunakan dalam mekanisme manajemen populasi (registri penduduk) yang diaplikasikan di wilayah Palestina.
- Dukungan Ideologis & Eksekutif Keterlibatan Oracle sangat dipengaruhi oleh komitmen personal para pemimpin puncaknya.
Larry Ellison (Founder/CTO): Merupakan salah satu pendonor tunggal terbesar untuk Friends of the IDF (FIDF). Pada 2017 saja, ia menyumbang $16,6 juta, yang merupakan donasi tunggal terbesar dalam sejarah organisasi tersebut.
Safra Catz (CEO): Secara terbuka menyatakan bahwa "Komitmen Oracle terhadap Israel tidak ada duanya." Ia menegaskan bahwa karyawan yang tidak setuju dengan misi mendukung Israel mungkin "tidak cocok bekerja di Oracle."
- Keterlibatan dalam Perang Narasi Propaganda Digital: Pada akhir 2023, Oracle memimpin inisiatif untuk meningkatkan konten pro-Israel di platform media sosial seperti TikTok dan X (Twitter) bekerja sama dengan kementerian terkait di Israel.
Akuisisi Media: Keluarga Ellison (melalui David Ellison, putra Larry) memiliki pengaruh besar di media AS, yang diduga digunakan untuk memastikan narasi pro-Israel tetap dominan di pasar media global.
Sumber: +972 Magazine - The billionaire family poised to rewire U.S. media in Israelβs favor
π‘ Analisis : Jika Google dan Amazon menyediakan "mesin" (Project Nimbus), maka Oracle menyediakan "Gudang dan Fondasi Bawah Tanah". Tanpa Oracle, data biometrik dan intelijen Israel tidak akan memiliki tempat penyimpanan yang aman dari serangan fisik, dan sistem administrasi kependudukan yang digunakan untuk mengontrol warga Palestina tidak akan memiliki database yang efisien.
Ini adalah "Deep State Tech" yang sebenarnya.
Wiki ini β fokus diarahkan secara tegas pada Palestina, menunjukkan dampak teknologi militer AI yang dikembangkan di lab senjata digunakan dalam agresi militer zionist Israel yang menargetkan rakyat sipil di PALESTINA
π―οΈ Tema: Kanibalisme Algoritma
Fenomena ketika algoritma militer Zionis Israel saling menelan outputnya sendiri,
memicu cascade failure, salah klasifikasi, hingga potensi selfβtargeting.
π Ekosistem:
Big Tech (Microsoft, Google, Amazon, NVIDIA, Palantir, Meta)
menjadi enabler utama yang memperkuat efektivitas sistem targeting,
namun sekaligus mempercepat runtuhnya moral teknologi.
Layer A β AI Systems (WHAT) >> Sistem AI konkret yang melakukan fungsi tertentu (alat)
Layer B β IDF Tech Stack & Executor Units (WHO + HOW) >> Unit yang mengoperasikan, mengintegrasikan, dan mengeksekusi (pelaku)
Layer C β Ecosystem Big Tech & Institutional Loop (WHY IT SCALES), Infrastruktur yang memungkinkan sistem itu hidup terus, ini adalah "the machine"