-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Awak
Fikaramandio edited this page Aug 13, 2026
·
1 revision
Salabisasi: a-wak
Kelas kata: Nomina
Makna: Pinggang; bagian tengah yang ramping; bagian yang menyempit pada suatu benda.
Fungsi Utama: Menunjuk pada bagian pinggang tubuh atau bagian tengah yang lebih sempit dari suatu benda, seperti bilah senjata, alat penumbuk, atau tangkai alat.
Contoh Penggunaan:
- Awak n ama(n)rĕmu (parang, gĕdubang). (Bagian sempit dan tebal dari bilah amanrĕmu [parang, pedang] yang dekat dengan gagangnya.)
- Awak n jingki. (Bagian yang lebih sempit dari jingki, dekat dengan awan.)
- Awak ni u. (Bagian yang menyempit dan tipis dari sebuah u [alat perangkap ikan, bubu].)
- Awak n sen(d)uk. (Bagian yang lebih tipis di tengah-tengah tangkai [ger] dari sendok nasi.)
Catatan:
- Kata ini adalah istilah teknis yang dipakai untuk menyebut bagian yang menyempit atau bagian pinggang dari berbagai alat dan senjata. Penggunaannya menunjukkan pengamatan yang teliti terhadap bentuk benda-benda fungsional.
Salabisasi: pa-wak
Kelas kata: Nomina
Makna: Kain pinggang; kain penutup tubuh bagian bawah, terutama untuk perempuan. Untuk laki-laki lebih sering disebut upuh pinggang.
Fungsi Utama: Menyebut jenis kain yang dililitkan di pinggang sebagai pakaian.
Contoh Penggunaan:
- Upuh pawak [ni benen]. (Kain pinggang perempuan.) [Lihat upuh.]
Catatan:
- Kata ini sering muncul dalam frasa upuh pawak, yang merujuk pada kain pinggang perempuan. Untuk informasi lebih lengkap tentang kain dan jenis-jenisnya, lihat entri upuh.