-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Wat
(atau Ō(W)AT)
Salabisasi: wat; ō-wat.
Kelas kata: Nomina (Kata Benda)
Makna: Papan kayu atau alat pemukul dari kayu yang digunakan sebagai alat bantu dalam kerajinan tembikar dan pengolahan gambir.
Fungsi Utama: Digunakan sebagai alat pertukangan/kriya untuk memukul, memadatkan, meratakan, atau menghaluskan material. Dalam pembuatan tembikar, papan ini digunakan untuk memukul tanah liat (dah). Dalam pengolahan gambir, papan yang lebih kecil digunakan untuk memukul/menghaluskan gambir (kacu) yang setengah kering.
Catatan:
-
Konteks Teknologi Tradisional (Alat Bantu Kriya): Wat merupakan alat fisik yang sangat spesifik dalam dua industri tradisional Gayo:
- Industri Tembikar: Wat adalah papan kayu yang berfungsi sebagai alat pukul atau landasan saat proses nĕpa (menempa/memukul tanah liat dah). Alat ini bekerja berpasangan dengan tangan atau alat lain untuk membentuk dan memadatkan dinding periuk (kuren).
- Industri Gambir: Untuk mengolah kacu (gambir), digunakan versi wat yang lebih kecil. Gambir yang sudah setengah kering dipukul-pukul dengan papan ini hingga teksturnya halus dan siap dikemas atau dijual.
-
Relasi Lintas Entri: Kata ini tidak bisa dipahami tanpa merujuk pada entri-entri sebelumnya:
- TĔPA / NĔPA: Proses memukul tanah liat. Wat adalah alat yang digunakan dalam proses nĕpa.
- DAH: Material tanah liat yang dipukul menggunakan wat.
- KACU: Gambir yang dihaluskan menggunakan wat berukuran kecil.
Salabisasi: wat.
Kelas kata: Nomina (Kata Benda)
Makna: Sejenis cacing, ulat, atau larva serangga (hama) yang merusak tanaman padi muda di sawah dan memakan daun uyem.
Fungsi Utama: Digunakan sebagai kata benda untuk merujuk pada spesies fauna (hama pertanian) yang secara spesifik menyerang tanaman budidaya, menyebabkan kerugian ekonomi bagi petani.
Catatan:
-
Konteks Etnozoologi dan Pertanian (Hama Spesifik): Entri ini memberikan wawasan tentang tantangan agraris masyarakat Gayo. Wat diidentifikasi secara spesifik sebagai musuh bagi dua jenis tanaman:
- **Padi muda **: Hama ini menyerang padi yang baru ditanam dan masih muda di sawah, yang merupakan fase paling rentan dalam siklus pertanian.
- Daun uyem: daun pinus, pinus merupakan salah satu sumber daya penting di Gayo baik sebagai sumber energi memasak, penerangan (suluh, suer atau serbon) atau pemanfaatan getahnya sebagai komodity ekonomi.