-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Lenggoak
Fikaramandio edited this page Jun 30, 2026
·
1 revision
Salabisasi: lĕng-gō-ak
Kelas kata: Nomina (Kata Benda)
Makna: Sejenis burung liar yang berukuran lebih besar dari burung merpati (tekukur) dan memiliki bulu berwarna gelap.
Fungsi Utama: Digunakan sebagai kata benda untuk merujuk pada spesies burung hutan tertentu yang secara tradisional ditangkap, dikurung, dan digemukan untuk kemudian disembelih dan dikonsumsi sebagai sumber protein hewani.
Catatan:
- Konteks Zoologi dan Kuliner: Burung lĕnggōak merupakan salah satu sumber daya fauna hutan yang bernilai gastronomis bagi masyarakat Gayo. Ciri fisik utamanya adalah ukurannya yang lebih besar dari merpati dan warnanya yang gelap. Ukuran tubuhnya yang relatif besar menjadikannya target buruan yang menguntungkan untuk dikonsumsi.
- Konteks Peternakan Tradisional (Semi-Domestikasi): Entri ini memberikan wawasan yang sangat menarik tentang praktik peternakan tradisional Gayo. Masyarakat tidak hanya berburu burung ini di alam liar, tetapi juga memiliki tradisi menangkapnya, mengurungnya di dalam sangkar, dan secara sengaja menggemukkannya sebelum akhirnya disembelih. Ini menunjukkan adanya praktik semi-domestikasi unggas liar untuk menjamin ketersediaan daging dan meningkatkan kualitas rasa/lemaknya sebelum dikonsumsi.
- Entri Silang dan Konteks Penyembelihan: Berdasarkan konteks leksikon sebelumnya, rujukan ini merujuk pada frasa mukancit puté (lubang dubur tertutup rapat). Dalam tradisi penggemukan burung lĕnggōak, lemak yang menumpuk hingga menutupi kloaka dianggap sebagai indikator visual bahwa burung tersebut telah mencapai tingkat kegemukan maksimal dan siap untuk dipanen/disembelih.