-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Rojok
Salabisasi: rò-jòk
Kelas kata: Verba
Makna: Menusuk; menusuk dengan sesuatu yang tajam atau runcing. Bandingkan dengan rusuh.
Fungsi Utama:
- Menyatakan tindakan menusuk atau menyodok dengan benda runcing ke suatu sasaran.
- Secara spesifik dalam konteks budaya: menusukkan ujung kayu melalui celah lantai rumah untuk membangunkan atau menarik perhatian gadis yang berada di dalam rumah, sebagai bagian dari proses pendekatan atau membuat janji temu di malam hari.
Contoh Penggunaan:
- Wé si mĕnròjòk matangku kĕn tikòn. : Dialah yang menusuk mataku dengan sebatang tongkat.
- Nròjók [diang]. (Pada malam hari, dari bawah kolong rumah, bercakap-cakap atau membuat janji temu dengan kekasihnya yang berada di dalam rumah [disebut demikian karena sang kekasih terlebih dahulu menusukkan ujung sebatang kayu melalui celah-celah lantai rumah untuk membangunkan atau menarik perhatian si gadis].
- Muròjòk matangku ibōh kayu. : Mataku tertusuk oleh kayu; secara harfiah: aku menusuk mataku sendiri dengan kayu.
Catatan:
- Bentuk vervoegd: mĕnròjók.
- Makna kedua, nròjók diang, menunjukkan praktik budaya yang unik dalam tradisi berpacaran masyarakat Gayo. Penggunaan kayu untuk menusuk lantai adalah cara diam-diam untuk berkomunikasi dengan gadis yang berada di dalam rumah tanpa sepengetahuan orang lain.
- Bandingkan dengan rusuh: rusuh adalah versi yang lebih hebat dan lebih keras dari ròjòk.
Salabisasi: rò-jòk
Kelas kata: Verba; Nomina
Makna: Kembali berdamai satu sama lain; mencapai kesepakatan, misalnya dalam kasus perang atau perselisihan, untuk mencapai penyelesaian secara damai di mana hanya sebagian dari denda yang seharusnya dibayar yang dibayarkan. Sebagai nomina (istilah teknis): denda atas pembunuhan yang jumlahnya lebih kecil daripada diyat (harga darah) yang sebenarnya harus dibayar, yang diterima oleh pihak yang dirugikan, dengan syarat penawaran itu dilakukan dengan cara yang paling merendahkan diri (lihat batil bĕrsap dan sĕmbah sungkur).
Fungsi Utama: Merujuk pada mekanisme penyelesaian konflik alternatif dalam hukum adat Gayo, di mana para pihak mencapai kesepakatan damai dengan pembayaran denda yang lebih ringan, dilandasi oleh sikap merendah dari pihak yang bersalah.
Contoh Penggunaan:
- Hukum ni jĕma maté òpat pĕkara: maʼas, ròjók, diet, bèla. (Hukuman terhadap [pelaku] pembunuhan ada empat macam: pemaafan, perdamaian dengan denda lebih ringan, pembayaran diyat penuh, atau pembalasan darah/qisas.)
Catatan:
- Kata ini kemungkinan berasal dari bahasa Arab: رُجُوع (rujū') yang berarti 'kembali'.
- Dalam dialek Gayo Lues, bentuknya adalah ròjò.
-
Ròjòk adalah salah satu dari empat opsi penyelesaian kasus pembunuhan dalam hukum adat Gayo. Hierarki opsinya adalah:
- maʼas: pemaafan penuh tanpa syarat.
- Ròjòk: penyelesaian damai dengan denda lebih ringan, yang mensyaratkan sikap merendah yang luar biasa dari pelaku (seperti batil bĕrsap dan sĕmbah sungkur).
- Diet (diyat): pembayaran harga darah penuh.
- Bèla: pembalasan setimpal (qisas).
- Untuk informasi lebih lanjut dalam konteks perang, lihat entri prang. Bandingkan pula dengan batil bĕrsap dan sĕmbah sungkur.