-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Win
-
Salabisasi: win / wé-n
-
Kelas kata: Nomina
-
Makna: sebutan atau panggilan untuk laki-laki muda yang belum menikah; terutama digunakan untuk menyebut saudara laki-laki yang lebih muda (ngi rawan), kerabat sepupu laki-laki (sĕrinen, dĕngan), atau ipar laki-laki (èra) yang masih lajang
-
Fungsi Utama: sebagai bentuk panggilan akrab dan sopan kepada laki-laki muda dalam konteks kekerabatan atau sosial
-
Contoh Penggunaan:
-
Win òya si mei lujungku. → Pemuda itu mengambil pisau milikku.
-
Nti blōh mulō win. → Jangan pergi dulu, anak muda.
-
Kite bĕrwin ku ngite. → Kita menyebut win untuk adik-adik laki-laki.
-
_**Iwidni aku i dĕné sie satnini, → Baru saja dia menyebut ku dengan win di jalan itu.
-
Ipuwidné aku. → Mereka selalu memanggil saya win.
-
Catatan Tambahan:
-
Hanya digunakan untuk laki-laki yang belum menikah.
-
Mirip dengan ipak (untuk anak perempuan kecil), tetapi digunakan pada usia remaja hingga dewasa muda.
-
Sering dipakai oleh perempuan yang lebih tua atau tokoh senior saat berbicara kepada laki-laki muda.
-
Termasuk dalam sistem panggilan kekerabatan yang halus dan terstruktur dalam masyarakat Gayo.
-
Salabisasi: win we
-
Kelas kata: Frasa Nomina
-
Makna: lihat entri we
-
Fungsi Utama: merujuk pada bentuk turunan atau kombinasi sebutan