-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Kuneh
Fikaramandio edited this page May 14, 2026
·
2 revisions
(beserta varian: kuneh, kunehen, kunah, kunahan)
Salabisasi: ku-ne / ku-neh / ku-ne-hen / ku-nah / ku-na-han
Kelas kata: Pronomina Interogativa (kata tanya) / Partikel / Verba (pada bentuk turunan)
Makna:
- Bagaimana; dengan cara apa; dalam keadaan bagaimana.
- Mengapa; terserah; tidak ada artinya (tergantung konteks dan bentuk turunannya).
-
(Pada bentuk
kunahi/kunehen): Melakukan sesuatu kepada; menyentuh; memperlakukan. -
(Pada bentuk
ngkune/mĕkune): Kalau begitu; lalu bagaimana; untuk apa.
Fungsi Utama:
- Menanyakan cara, keadaan, alasan, atau waktu.
- Membentuk konstruksi indefinita atau relatif yang menunjukkan cara/keadaan ("bagaimana pun", "apa pun caranya").
- Berfungsi sebagai partikel ekspresif/kondisional (
ngkune,mĕkune) untuk menyatakan ketidakpedulian, penolakan halus, atau peralihan topik. - Sebagai verba turunan (
kunahi,kunehen,bĕrkune) untuk menyatakan perlakuan fisik/metaforis terhadap objek atau penentuan panggilan/sapaan adat.
Contoh Penggunaan:
- Kune tòsé : Bagaimana rupanya/kelihatannya?
- kune parié nĕgĕri Gayō bĕsilō : Bagaimana keadaan (di) tanah Gayo sekarang?
- kune (atau kuneh) kati gere gèh kō manè: Bagaimana bisa kamu tidak datang kemarin?
- kune kĕndakmu : Terserah kamu; Bagaimana keinginanmu
- ikĕdiken kune diri : Tersenyumlah ; (bersikaplah ramah).
- kuneh mi we ini : Bagaimana sekarang ini?
- lah, kuneh mi we akal: Wah, bagaimana kita harus mencari akal sekarang
- nta kunah mi, ama : Bagaimana sekarang, Ayah
- kunah mi èa we : Bagaimana sebenarnya hal itu?
- anggōkam utem. _ Si kunehé, bulet ke, tèlak ke : Ambil kayu bakar. _ yang bagaimana, bulat atau pipih?
- ah kunah aku gere mĕpòken pantatku : Wah, bagaimana (mengapa) saya tidak menepuk pantat saya sendiri (maksudnya: betapa herannya saya)?
- kunah lō gèh kō kasé : Pada jam berapa nanti kamu akan datang?
- kunehen anakmu, rawan ke benen ke : Bagaimana anakmu, laki-laki atau perempuan? (bertanya tentang kelahiran)
- ntah kune-kune : Entah bagaimana (saya tidak tahu bagaimana, tapi itu terjadi).
- kune-kune si blōh tĕngah a? _ Ah, gere kuneh-kuneh pé, slamat : Bagaimana keadaannya dia yang baru pergi itu? _ Ah, tidak ada yang istimewa, dia baik-baik saja.
- aku kuneh-kuneh pé, aku blōh we turah : Bagaimana pun juga (apa pun yang terjadi), saya harus pergi.
- barang(-barang) kuneh pé, blōh we aku sērĕlōʼni : Dengan cara bagaimana pun juga, saya akan pergi hari ini.
- ike kuneh-kuneh pé ipĕpóki jĕma, nti sawah maté : Walaupun seseorang dipukuli sedemikian rupa, jangan sampai mati dipukuli.
- nti kuneh-kuneh buetmu kasé : Jangan lakukan hal yang aneh/tidak pantas, bersikaplah yang sopan.
- nti mi depetkō s'agih kuneh lō pé : Semoga kamu tidak pernah mengalami kebahagiaan sekejap pun selamanya (ucapan kutukan).
- Kĕbĕta ngkune (atau mĕkune...) : Kalau begitu, apa artinya? / Kalau memang begitu, lalu bagaimana?
- gere ngkunah (atau mĕkunah): Tidak apa-apa; tidak mengapa.
- ah, ngkune (mĕkune) kin kō, sakit ke kō : Wah, ada apa dengan mu, apakah kamu sakit?
- èh ngkune (mĕkune), kō pucet pĕdih : eh, kenapa kamu, kamu sangat pucat.
- ah ini padi ngkune (mĕkune) kin: Ah, ini saja; ambil saja ini nanti (ucapan saat memberikan barang pengganti).
- itĕngkahié aku gere mĕkunah (atau ngkunah) pé aku : Dia menebas ke arah saya, tetapi saya tidak terluka sama sekali.
- ngkune (mĕkune) kati gere blōh kō : Mengapa kamu tidak pergi?
- anakmu meikō ku ini mĕkune (ngkune) : Bawalah anakmu ke sini.
- itaman umu 'ni ku weih sō mukune (atau ngkune) : Pasanglah bubu/bubu ikan ini di sungai sana.
- kō pé blōh mi mĕkune (atau ngkune) mĕrĕkat: Pergilah kamu juga untuk berdagang (mencari uang).
- ah ntah ngkune (mĕkune) kin aku bĕsilō, murah pedih lupen : Ah, ada apa dengan saya akhir-akhir ini, saya menjadi sangat pelupa.
- Tengah ngune ko? _ Tengah maan: Sedang apa kamu? _ Sedang makan.
- tĕngah ngune jĕma i Laut? _ Tĕngah nuling : Sedang apa orang-orang di daerah Laut sekarang (pekerjaan ladang)? _ Sedang panen.
- blōh kō ku weih sō. _ Ngune aku ku weih so? _ Barik ngune kĕndakmu : Pergilah ke sungai sana. _ Apa yang harus saya lakukan di sana? _ Ah, terserah kamu saja.
- ah gere ngunah kōrō óya : Ah, kerbau itu tidak melakukan apa-apa/tidak berbahaya.
- gere ikunahié romé sara kĕben : Satu lumbung padi itu tidak disentuhnya (disimpan untuk dijual mahal saat paceklik).
- gere ikunehié musuhé : Dia tidak melakukan apa-apa kepada musuhnya.
- (asu) mpu dirié gere ikunahié, jĕma lèn ikunahié : Anjing tidak mengganggu tuannya sendiri, tetapi menyerang orang lain.
- ikunehné anaké a, igĕtukné ke iguesné ke : Apa yang telah dia lakukan pada anaknya itu, apakah dia mencubitnya atau memukulnya?
- kukunehen die kō : Apa yang harus (bisa) saya lakukan padamu? (ucapan ibu marah kepada anak nakal)
- ah nge kubĕlahen pinggen, ike sakit pé até n ine, kukunehen ara ngōk : Ah, piring ini sudah terlanjur pecah, walaupun ibu akan marah, apa yang bisa saya perbuat?
- Bĕrkune tuturku ku wé, bĕrabang ke bĕrngi ke : Bagaimana saya harus memanggilnya, abang atau adik?
- bĕrkune tuturte ku dĕngan ni keil : Bagaimana kita harus menyebut saudara perempuan dari seorang keil? (lihat entri dude
- Kōrōngku urum kōrōé gere bĕrsikunaken : Kerbau saya dan kerbaunya tidak saling mengganggu.
- Tĕngah pukune kule isoné? _ Tĕngah putinggung: Sedang dDalam posisi apa harimau itu? _ Dia sedang duduk.
Catatan Tambahan:
- Variasi Dialek & Fonologi: Bentuk kunah dan kunahan lebih dominan di wilayah Gayo Lues, sedangkan kune dan kuneh umum di Gayo Laut/Tengah. Akhiran -h, -hen, atau -han memberikan penekanan (emfasis) dan sering digunakan dalam konstruksi indefinita/relatif.
-
Turunan Gramatikal:
- ngkune / mĕkune / mukune: Partikel kondisional/ekspresif ("kalau begitu", "lalu bagaimana", "untuk apa").
- kunahi / ngunahi / kunehen: Verba transitif yang berarti "melakukan sesuatu kepada", "menyentuh", atau secara khusus "meniduri.
- bĕrkune: Verba yang menanyakan tata sapaan atau panggilan yang tepat dalam hierarki adat.
- pukune: Menanyakan posisi, postur, atau keadaan fisik.
- bĕrsikunaken: Bentuk resiprokal yang berarti "tidak saling mengganggu/melakukan sesuatu".
-
Konteks Budaya:
- Penggunaan bĕrkune tuturte ku dĕngan ni keil mencerminkan kompleksitas sistem kekerabatan dan tata krama sapaan Gayo, di mana pemilihan kata panggilan sangat ditentukan oleh garis keturunan dan hubungan pernikahan.
- Konstruksi nti mi depetkō s'agih kuneh lō pé adalah bentuk sumpah/kutukan tradisional yang menunjukkan kekuatan performatif bahasa dalam masyarakat Gayo.