-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Turuh
Fikaramandio edited this page Aug 13, 2026
·
1 revision
Salabisasi: tu-ruh
Kelas kata: Verba
Makna: Menunjuk; menunjukkan; memperlihatkan; memberi petunjuk.
Fungsi Utama: Menyatakan tindakan menunjukkan sesuatu kepada orang lain, baik benda, pekerjaan, arah, maupun orang (misalnya pelaku kejahatan).
Contoh Penggunaan:
- Nti itĕturuhkō luju 'ni ku jĕma dĕlé. : Jangan perlihatkan pisau ini kepada orang banyak.
- Ituruhié bĕbuet anaké. : Dia menunjukkan kepada anak-anaknya pekerjaan mereka, bagaimana cara mengerjakannya.
- Aku si nuruhné jĕma nusuh. : Akulah yang menunjukkan [mengidentifikasi] si pencuri.
- Ituruhné dirié ku jĕma. : Dia menampakkan dirinya kepada orang-orang.
- Guru kĕtike òya ngōk ituruhné jĕma si nusuhi rĕtante. : Dukun itu dapat menunjukkan orang yang mencuri barang kita.
Catatan:
- Perubahan bentuk: nuruh.
- Kata ini juga menjadi dasar dari tĕturuh (jari telunjuk), yaitu jari yang digunakan untuk menunjuk. Lihat entri tĕturuh.
Salabisasi: bĕr-si-tu-ru-hen
Kelas kata: Verba (bentuk resiprokal)
Makna: Saling menunjukkan jalan; saling memberi nasihat.
Fungsi Utama: Menyatakan tindakan timbal balik dalam memberi petunjuk atau nasihat antara dua pihak atau lebih.
Contoh Penggunaan:
- Bĕrsituruhen kĕkire. : Saling menunjukkan jalan, saling memberi nasihat.
Salabisasi: tu-ruh
Kelas kata: Adjektiva
Makna: Bocor; atap atau rumah yang bocor. (Dalam bahasa Aceh disebut tiréh.)
Fungsi Utama: Menyatakan kondisi atap atau rumah yang bocor sehingga air hujan masuk.
Contoh Penggunaan:
- Umahku turuh òlòk, nge dĕlé turuhé. : Rumahku bocor parah, sudah banyak kebocoran [di atapnya].
Catatan:
- Kata serapan dari bahasa Aceh: tiréh → turuh.
- Kata ini adalah homonim dari turuh (1). Keduanya memiliki bentuk sama tetapi makna yang sama sekali berbeda: satu berarti 'menunjuk', yang lain berarti 'bocor'.