-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Katak
Fikaramandio edited this page Jul 23, 2026
·
1 revision
Salabisasi: ka-tak
Kelas kata: Nomina (kata benda); Verba (kata kerja, pada bentuk turunan).
Makna: Katak; kodok. (Secara kiasan pada bentuk turunan: bertindak tidak teratur, gagap, atau terus-menerus meleset).
Fungsi Utama: Berfungsi sebagai subjek atau objek yang merujuk pada hewan amfibi, atau sebagai predikat (dalam bentuk turunan) yang menggambarkan tindakan yang tidak teratur, terputus-putus, atau meleset terus-menerus dari sasaran.
Contoh Penggunaan:
- katak bĕngkuang: katak kecil berwarna putih.
- katak gĕrutut: katak besar atau berkulit kasar.
- katak ijō: katak hijau.
- katak pĕtĕri: katak kecil.
- Isòné ara katak dĕlé pĕkrèk-krók (pĕkrak-kruk atau peang-ang) lingé: di sana sejumlah katak sedang berkokok (berkikuk).
- Kĕkataken: "berperilaku seperti katak", tidak teratur [dalam berbicara], terus-menerus meleset [dalam menebang] (tentang seseorang yang ingin membelah sepotong kayu, terus-menerus meleset).
- ah, kĕkataken we aku (atau pumungku) gere mĕra rĕmpak kutĕngkah: ah, aku (atau kapakku) terus-menerus meleset, aku tidak bisa mengenai tempat yang tepat.
Catatan:
- Variasi Onomatope: Bunyi katak dalam bahasa Gayo digambarkan secara spesifik dengan tiruan bunyi pĕkrèk-krók, pĕkrak-kruk, atau peang-ang.
- Perluasan Makna Metaforis: Dari makna harfiah sebagai hewan, kata ini berkembang menjadi verba kĕkataken yang mendeskripsikan ketidakteraturan (seperti cara berbicara yang terputus-putus atau gagap) atau ketidaktepatan fisik (seperti menebang kayu yang terus-menerus meleset dari sasaran).