-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Awe
Fikaramandio edited this page Jun 24, 2026
·
1 revision
Salabisasi: a-wé
Kelas kata: Verba (Kata Kerja), Nomina (Kata Benda - pada bentuk turunan pérawèn).
Makna:
- (Verba) Berenang; menyeberangi air (sungai) dengan berenang.
- (Nomina - pérawèn) Tempat penyeberangan (khususnya tempat orang menyeberangi sungai dengan cara berenang).
Fungsi Utama: Digunakan sebagai kata kerja untuk menyatakan aktivitas berenang atau tindakan menyeberangi sungai. Dalam bentuk-bentuk terinfleksinya, kata ini berfungsi transitif (menyeberangi sesuatu) atau pasif (bisa/tidak bisa diseberangi dengan berenang).
Contoh Penggunaan:
- Aku malé nawè ku sĕrap sō, saya mau berenang ke seberang sana [sungai].
- Iawéié weih, ia menyeberangi sungai dengan berenang.
- Kuawèn nĕmbahku ku sĕrap sō, saya berenang menyeberangi sungai sambil membawa barang-barang (beban) saya.
- Weih kōl tu, gere nè térawéi aku, air sungai sedang tinggi/besar, saya tidak bisa lagi berenang menyeberanginya.
Bentuk Turunan dan Penggunaannya:
- Pérawèn, tempat penyeberangan; tempat di mana orang-orang biasa berenang menyeberangi sungai.
Catatan:
-
Variasi Morfologis dan Fonologis: Kata dasar awé mengalami berbagai perubahan bentuk saat mendapat imbuhan atau partikel:
- nawé : bentuk aktif/intransitif (berenang).
- iawéié: bentuk transitif (menyeberangi [sungai]).
- kuawèn: bentuk terikat dengan subjek orang pertama (saya berenang menyeberang...).
- térawéi: bentuk pasif yang menyatakan ketidakmungkinan (tidak bisa diseberangi dengan berenang).
- Konteks Geografis dan Budaya: Penggunaan kata ini sangat lekat dengan geografi Tanah Gayo yang dialiri oleh banyak sungai besar dan berarus deras (seperti Sungai Peusangan, Alas, dll.). Adanya istilah khusus pérawèn menunjukkan bahwa masyarakat Gayo memiliki titik-titik spesifik yang disepakati atau secara alami terbentuk sebagai tempat penyeberangan sungai. Sebelum adanya jembatan modern, pérawèn adalah infrastruktur transportasi air yang vital dalam mobilitas antar-kampung.