-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Nas
Salabisasi: nas
Kelas kata: Nomina
Makna: Nanas (tanaman dan buahnya). Dibudidayakan dan dimakan di Tanah Gayo.
Fungsi Utama: Menyebut tanaman buah nanas yang umum dikenal.
Salabisasi: nas
Kelas kata: Adjektiva
Makna: Tidak dapat dibatalkan; definitif; sah. Praktis sama dengan sah (2). Bandingkan dengan nasap. (Berasal dari bahasa Arab نَصّ, suatu ketetapan yang pasti dan tidak diragukan.)
Fungsi Utama: Menyatakan status final dan tidak dapat diganggu gugat dari suatu transaksi, khususnya yang berkaitan dengan gadai.
Contoh Penggunaan:
- Angkap nas (Gayo Lues). (Perkawinan angkap definitif. Lihat entri angkap.)
- Nge nas (atau sah atau nasap) lujungku wadni gerel. : Pisauku yang telah kugadaikan sekarang tidak dapat ditebus lagi, sudah [berdasarkan kesepakatan antara penerima dan pemberi gadai] jatuh ke tangan penerima gadai [yaitu si namat gerel di Laut, atau si mĕnggerel di Gayo Lues].
Catatan:
- Kata serapan dari bahasa Arab: نَصّ (naṣṣ) yang berarti 'ketetapan, teks yang pasti'.
- Nas, nasap, dan sah dapat saling menggantikan dalam hampir semua contoh.
- Untuk proses hukum gadai dan istilah teknisnya, lihat entri gerel.
Salabisasi: na-sen
Kelas kata: Verba (bentuk kausatif; juga mĕnasen)
Makna: Membuat [barang gadai, khususnya sebidang tanah (sawah) yang digadaikan] beralih kepemilikan penuh [kepada penerima gadai; subjeknya adalah pemberi gadai].
Fungsi Utama: Menyatakan tindakan pemberi gadai yang secara sukarela atau terpaksa menyerahkan hak milik penuh kepada penerima gadai.
Salabisasi: nas
Kelas kata: Adjektiva
Makna: Sial; nahas; malang (dikatakan tentang hari). (Berasal dari bahasa Arab/Melayu nahas.) Disebut juga naas.
Fungsi Utama: Menandai hari-hari yang dianggap membawa kesialan menurut kepercayaan tradisional.
Contoh Penggunaan:
- Rabu nas. (Rabu sial; Rabu nahas, yaitu hari Rabu terakhir (kalender Arab) dalam sebulan. Pada hari itu pantang untuk membajak sawah, memberikan uang kepada orang lain, melakukan upacara neik bei, dan sebagainya.)
Catatan:
- Kata serapan dari bahasa Arab: نَحْس (naḥs) melalui bahasa Melayu nahas.
- Konsep nas ini terkait dengan kepercayaan tentang hari baik dan buruk yang mempengaruhi aktivitas adat dan pertanian. Larangan-larangan pada Rabu nas mencakup aktivitas ekonomi dan ritual penting.