-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Sumbu
Fikaramandio edited this page Jul 3, 2026
·
1 revision
Salabisasi: sum-bu.
Kelas kata: Nomina (Kata Benda)
Makna: Cula badak.
Fungsi Utama: Digunakan sebagai kata benda untuk merujuk pada bagian tubuh badak (cula) yang secara historis merupakan komoditas perburuan dan perdagangan bernilai tinggi di wilayah Gayo.
Catatan:
- Variasi Dialek (Gayo Lues): di wilayah Gayo Lues, cula badak disebut cumbu. Ini menunjukkan adanya perbedaan leksikal antardialek.
-
Konteks Ekonomi dan Jaringan Perdagangan Internasional: cula badak, diekspor ke Pulau Penang memberikan wawasan yang sangat berharga tentang posisi ekonomi Gayo dalam jaringan perdagangan global pada masa kolonial.
- Pulau Pinang (Penang) adalah pusat perdagangan bebas (free port) yang sangat penting di Selat Malaka yang dikuasai oleh Inggris.
- Fakta bahwa cula badak dari pedalaman Gayo "banyak diekspor" ke Penang membuktikan adanya jalur perdagangan jarak jauh yang terintegrasi. Komoditas ini kemungkinan besar dibawa dari Gayo menuju pelabuhan-pelabuhan di pesisir timur Sumatera (seperti Langsa atau Kuala Simpang), lalu diseberangkan ke Penang untuk dijual kepada pedagang Tiongkok atau Eropa yang memburu cula badak untuk pasar medis/tradisional di Asia Timur.
- Wasil: cula badak adalah salah satu dari tiga komoditas strategis yang dikenakan pajak (wasil ni sumbu). Tarif pajaknya ditetapkan sebesar satu ringgit (sara ringgit sara ulu).
- Ulu: Dalam konteks tanduk badak, kata ulu berfungsi sebagai satuan penghitung (klasifikator).