-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Gelung
Fikaramandio edited this page Jul 30, 2026
·
1 revision
(atau glung)
Salabisasi: ge-lung / glung
Kelas kata: Nomina (kata benda) dan Verba (kata kerja, dalam bentuk turunan).
Makna:
- Gulungan, rol, atau ikatan (khususnya untuk benda berbentuk panjang seperti tali, rotan, dsb).
- Wilayah, daerah, atau teritorial.
- (Dalam bentuk majemuk tertentu) Nama jenis ulat berbulu yang besar dan berbahaya.
- Melingkar, melengkung, atau menggulung (dalam bentuk verba).
Fungsi Utama: Digunakan untuk menyebut bentuk fisik benda yang digulung, satuan ukur untuk benda panjang (seperti seikat rotan), pembagian wilayah administratif/geografis, serta tindakan membengkokkan atau menggulung sesuatu (seperti membuat lumbung padi, gelang, atau posisi tubuh hewan).
Contoh Penggunaan:
- Glang kōl gĕlungé : gelang dengan bukaan atau lubang yang lebar.
- ini ara wé sara (rōa) gĕlung : di sini ada satu (dua) ikat atau gulungan rotan.
- i wadni gĕlung Gayō ara òpat kĕjurun : di wilayah tanah Gayo terdapat 4 kĕjurun.
- glung masak : sejenis ulat berbulu panjang yang besar dan berbahaya; di Gayo Laut disebut glung masak, di Gayo Lues disebut iòk glam masak atau blum masak.
- mĕnggĕlung : menggulung [tali, rotan, dll].
- mĕnggĕlung kĕben : membuat kĕben (lumbung padi), yaitu membengkokkan kulit kayu atau anyaman bambu sehingga membentuk tabung silindris sebagai dinding melingkar lumbung.
- mĕnggĕlung glang : membuat gelang, dengan cara membengkokkan batang logam.
- Nipé mugĕlung : ular berbaring dalam keadaan melingkar atau menggulung.
- mugĕlung gumisé : kumisnya melengkung atau melingkar di ujung-ujungnya.
- Penggĕlungen ni glang : sepotong kayu berbentuk silinder, tempat batang-batang logam digulungkan untuk dibentuk menjadi gelang.
Catatan:
- Variasi Penggunaan: Kata ini memiliki makna yang sangat luas, mencakup bentuk konkret (gulungan fisik), geografis/politis (wilayah), dan biologis (nama ulat). Bentuk verba mĕnggĕlung (aktif/transitif) dan mugĕlung (intransitif/keadaan) sangat produktif untuk mendeskripsikan tindakan membentuk sesuatu menjadi lingkaran, silinder, atau lengkungan.
-
Konteks Budaya:
- Administrasi Tradisional: Penggunaan gĕlung untuk menyebut wilayah (i wadni gĕlung Gayō) yang dibagi menjadi 4 kĕjurun memberikan wawasan sejarah yang penting tentang struktur pemerintahan adat di tanah Gayo pada masa lalu. Wilayah Gayo secara tradisional dibagi menjadi beberapa wilayah besar yang dipimpin oleh seorang kĕjurun (atau reje).
- Teknologi dan Arsitektur Tradisional: Frasa mĕnggĕlung kĕben menjelaskan secara teknis dan arsitektural bagaimana lumbung padi (kĕben) dibuat secara tradisional, yaitu dengan memanfaatkan fleksibilitas kulit kayu atau anyaman bambu yang dibengkokkan menjadi bentuk silinder.
- Kerajinan Logam: Penggĕlungen ni glang dan mĕnggĕlung glang mengungkap teknik metalurgi dan pembuatan perhiasan tradisional, di mana pengrajin menggunakan cetakan kayu silindris (penggĕlungen) untuk membentuk batang logam menjadi gelang.