-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Tunggul
Fikaramandio edited this page Jun 24, 2026
·
1 revision
Salabisasi: tung-gul
Kelas kata: Nomina
Makna: Batang pohon kering yang tidak memiliki mahkota, dahan, atau ranting; tunggul pohon yang sudah mati dan gersang.
Fungsi Utama: Berfungsi sebagai nomina konkret yang merujuk pada sisa batang pohon; dalam penggunaan kiasan, berfungsi sebagai metafora untuk menggambarkan kondisi yang serba kekurangan, tidak lengkap, atau situasi yang tidak ideal dalam konteks sosial-budaya.
Contoh Penggunaan:
- Upama kō neiki tunggul, gere muulung gere mucabang gere mukulit : 'Ibarat engkau memanjat tunggul, tidak ada dahan, tidak ada cabang, tidak ada kulit' (ungkapan yang digunakan oleh tuan rumah kepada tamunya sebagai bentuk permohonan maaf atas penyambutan yang sederhana/kurang memadai).
Catatan:
- Kata ini mencerminkan nilai budaya Gayo terkait tata krama dan kerendahan hati dalam interaksi sosial, khususnya dalam konteks menyambut tamu. Ungkapan ini merupakan bagian dari etika komunikasi tidak langsung (indirect speech) yang khas dalam masyarakat Gayo.