-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Bibir
Fikaramandio edited this page Jul 30, 2026
·
1 revision
Salabisasi: bi-bir
Kelas kata: Nomina (kata benda).
Makna:
- Bibir (bagian dari mulut).
- Pinggiran atau tepi yang melengkung ke luar pada bagian atas mulut suatu wadah.
Fungsi Utama: Digunakan untuk menyebut bagian anatomi mulut (bibir atas dan bibir bawah), serta secara analogis digunakan untuk mendeskripsikan bentuk fisik pinggiran alat-alat rumah tangga seperti periuk atau piring yang memiliki tepi melengkung ke luar.
Contoh Penggunaan:
- Bibir atas : bibir atas.
- bibir tuyuh : bibir bawah.
- bibir ni kuren : pinggiran yang melengkung ke luar di bagian atas mulut (awah) dari sebuah periuk nasi.
- bibir ni blanga : pinggiran periuk lauk.
- bibir ni pinggen : pinggiran piring, dll.
Catatan:
- Variasi Penggunaan: Kata ini mengalami perluasan makna (antropomorfisme) dari anatomi tubuh ke benda mati. Masyarakat Gayo menggunakan istilah bagian tubuh untuk menggambarkan bentuk fisik benda di sekitarnya, khususnya pinggiran wadah yang melengkung.
- Konteks Budaya: Penggunaan istilah anatomi untuk peralatan dapur menunjukkan cara masyarakat Gayo memahami dan mengklasifikasikan bentuk benda sehari-hari dengan merujuk pada tubuh manusia, yang merupakan fitur linguistik yang umum dalam rumpun bahasa Austronesia.
-
Perbandingan:
- Penggunaan kata tuyuh dalam konteks bibir tuyuh (bibir bawah) sangat konsisten dengan entri tuyuh, yang bermakna "bawah" atau "lebih rendah".
- Penyebutan awah (mulut/bukaan) dalam konteks awah ni kuren mengaitkan langsung dengan entri awah.