-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Gelis
Fikaramandio edited this page Jul 23, 2026
·
1 revision
Salabisasi: gĕ-lis
Kelas kata Adjektiva (kata sifat) dan Verba (kata kerja, dengan afiksasi).
Makna Bersih, tidak ada kotoran lagi di atas atau di dalamnya; suci; bersih (habis tidak bersisa).
Fungsi Utama Sebagai adjektiva, gĕlis berfungsi untuk menerangkan keadaan suatu benda, tempat, atau seseorang yang bersih, suci, atau habis. Sebagai verba (dengan afiksasi), berfungsi untuk menyatakan tindakan membersihkan, menghabiskan, atau mengosongkan sesuatu secara total.
Contoh Penggunaan
- Inggōé pinggen nge gĕlis :dia mencuci piring-piring sampai bersih.
- gĕlis pĕdih salaké :wajahnya bersih (cerah/segar).
- glah gĕlis le mangan, nti murimah-taring makan [nasi] sampai bersih, jangan meninggalkan sebutir pun.
- nge gĕlis rĕta n amaé i isepné: dia telah menghabiskan harta milik ayahnya sampai bersih.
- Nge bĕrgĕlis maan wé (dia telah memakan nasinya sampai bersih (sebagai tanda bahwa dia tidak mau lagi)).
- Gĕlisi (mĕnggĕlisi): nge igĕlisié alamné : dia telah membersihkan halaman rumahnya.
- Nge igĕlisen pòng harĕtaé klam sine: mereka telah 'membersihkan' atau mencuri habis semua hartanya malam ini.
Catatan
- Variasi dan Morfologi: Kata ini memiliki bentuk turunan yang kaya, menunjukkan produktivitas afiksasi dalam bahasa Gayo, seperti bĕrgĕlis (sudah bersih/habis), gĕlisi atau mĕnggĕlisi (membersihkan), igĕlisié (telah dibersihkan), dan igĕlisen (dibersihkan/dikosongkan).
- Konteks Budaya: Frasa glah gĕlis le mangan, nti murimah-taring mencerminkan nilai budaya Gayo yang sangat menghargai makanan (nasi) dan mengajarkan etika untuk tidak menyisakan makanan (menghargai rezeki). Sementara itu, gĕlis pĕdih salaké menunjukkan konsep kebersihan atau kesegaran wajah sebagai cerminan kondisi fisik atau batin seseorang.