-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Fikaramandio edited this page Jun 30, 2026
·
1 revision
Salabisasi: òh
Kelas kata: Interjeksi (Kata Seru)
Makna: Ayo, mari, hei (kata seru untuk memberikan dorongan, ajakan, atau semangat kepada seseorang agar melakukan sesuatu atau mengikuti si pengucap).
Fungsi Utama: Digunakan sebagai partikel interjektif yang berfungsi untuk memanggil perhatian seseorang, memberikan dorongan, atau mengajak seseorang (biasanya yang lebih muda atau setara) untuk melakukan suatu tindakan bersama-sama. Kata ini sering muncul dalam konteks imperatif atau ajakan kolektif.
Contoh Penggunaan:
- Òh ncue, blōh mi kite, ayo dik (anak bungsu), marilah kita pergi.
Catatan:
- Konteks Pragmatik dan Hierarki Sosial: Penggunaan òh dalam contoh kalimat Òh ncue, blōh mi kite menunjukkan bahwa interjeksi ini sering digunakan dalam konteks komunikasi yang akrab dan hierarkis, di mana orang yang lebih tua atau lebih dominan mengajak orang yang lebih muda untuk melakukan sesuatu bersama. Kata òh berfungsi sebagai "pembuka" atau "pemanggil perhatian" sebelum memberikan instruksi atau ajakan (blōh = ayo/mari).
- Perbedaan dengan Interjeksi "Oh" dalam Bahasa Indonesia/Barat: Dalam bahasa Indonesia atau bahasa-bahasa Eropa, "oh" sering kali merupakan interjeksi yang mengekspresikan kejutan, pemahaman tiba-tiba, atau kekecewaan. Namun, dalam bahasa Gayo, òh memiliki fungsi yang sangat berbeda dan spesifik, yaitu sebagai interjeksi aansporing (dorongan/ajakan). Model bahasa tidak boleh menerjemahkan òh sebagai "oh!" (kaget), melainkan harus menerjemahkannya sebagai "ayo!", "hei!", atau "mari!" tergantung konteksnya.