-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Kilih
Fikaramandio edited this page May 14, 2026
·
2 revisions
Salabisasi: ki-lih
Kelas kata: Verba (kata kerja)
Makna:
- Turun; menuruni; bergerak dari tempat tinggi ke tempat rendah.
- (Bentuk turunan): Lereng; tanah atau permukaan yang miring/kemiringan.
Fungsi Utama:
- Mendeskripsikan aksi penurunan fisik melalui medan alam (gunung, lembah, tebing, atau aliran sungai).
- Sebagai dasar pembentukan nomina turunan yang merujuk pada kontur atau topografi tanah yang menurun.
Contoh Penggunaan:
-
Nangkók ku bur, ngilih ku paluh: Mendaki gunung, menuruni ke lembah (dataran rendah).
-
Bur si atas kutangkóki, arul si relem kukilihi : Gunung-gunung yang tinggi telah saya daki, sungai-sungai (jurang) yang dalam telah saya turuni.
-
Pĕngilihen: Lereng; tanah yang miring atau berkemiringan.
Catatan Tambahan:
-
Variasi Bentuk Kata:
- ngilih: Bentuk verba aktif tak berkonjugasi, umum digunakan dalam narasi perjalanan atau deskripsi gerakan.
- kukilihi: Bentuk transitif/objektif dengan penekanan pada aksi menuruni objek tertentu (dalam contoh: arul si relem / sungai/jurang yang dalam).
- pĕngilihen: Nomina turunan yang dibentuk melalui prefiks pĕ- dan sufiks -en, mengubah verba gerak menjadi kata benda yang menunjukkan tempat atau kondisi fisik (lereng/tanah miring).
-
Konteks Budaya & Geografis:
- Pasangan nangkók (mendaki/naik) dan ngilih/kilih (menuruni/turun) mencerminkan kosakata spasial yang sangat adaptif terhadap topografi alam Gayo yang bergunung dan berlembah. Frasa ini sering muncul dalam sastra lisan, cerita perjalanan, atau deskripsi aktivitas perladangan dan mobilitas vertikal masyarakat.
- Ungkapan Bur si atas kutangkóki, arul si relem kukilihi bersifat puitis dan sering digunakan untuk menggambarkan pengalaman hidup, ketangguhan fisik, atau perjalanan panjang yang penuh tantangan alam.