-
Notifications
You must be signed in to change notification settings - Fork 0
Mulut
Fikaramandio edited this page Jul 30, 2026
·
1 revision
Salabisasi: mu-lut
Kelas kata: Nomina (kata benda).
Makna: Perayaan Maulid; hari peringatan kelahiran dan wafatnya Nabi Muhammad.
Fungsi Utama: Digunakan sebagai kata benda untuk menyebut perayaan Maulid atau periode bulan-bulan yang dikaitkan dengan perayaan tersebut dalam kalender dan tradisi masyarakat Gayo.
Contoh Penggunaan:
- Ulen Mulut : bulan Maulid, (khususnya) bulan Rabil-awal;
- ulen mulut òpat : empat bulan Maulid, yaitu Rabil-awal, Rabil-akir, Jĕmadil-awal, Jĕmadil-akir (selama keempat bulan ini orang dapat mengadakan kenduri Maulid, lihat kĕnduri Mulut).
- Tanggang Mulut (lihat entri tanggang.)
Catatan:
- Variasi Penggunaan: Kata ini sangat sering digabungkan dengan ulen (bulan) untuk merujuk pada periode waktu tertentu dalam kalender tradisional yang berpusat pada perayaan Maulid, baik secara khusus (satu bulan) maupun secara umum (empat bulan).
- Konteks Budaya: Perayaan Maulid memiliki posisi yang sangat sentral dalam masyarakat Gayo, tidak hanya dirayakan sebagai hari peringatan tunggal, tetapi diperluas menjadi sebuah periode empat bulan (ulen mulut òpat). Selama periode ini, berbagai ritual dan selamatan (seperti kĕnduri Mulut) dapat dilaksanakan secara fleksibel. Hal ini menunjukkan kedalaman integrasi nilai-nilai Islam dalam struktur waktu, ritual, dan kehidupan sosial masyarakat Gayo.
- Kata mulut (مَوْلِد )dalam konteks ini adalah serapan dari bahasa Arab yang telah mengalami adaptasi fonologis yang khas dalam bahasa-bahasa Nusantara